Formula 1, Sportrik Media - Lewis Hamilton menilai Ferrari masih harus meningkatkan performa mesin setelah tertinggal dari Mercedes pada Sprint Qualifying F1 China 2026 di Shanghai. Juara dunia tujuh kali itu akan memulai sprint race dari posisi keempat di grid.
Pada sesi kualifikasi sprint, dua mobil Mercedes milik George Russell dan Kimi Antonelli mengunci baris depan, sementara Lando Norris bersama McLaren yang menggunakan unit daya Mercedes berada di posisi ketiga. Hamilton sendiri terpaut 0,641 detik dari waktu pole Russell dan hanya 0,020 detik dari Norris.
Analisis waktu putaran menunjukkan sebagian besar selisih waktu terjadi di sektor terakhir Sirkuit Internasional Shanghai, khususnya di lintasan lurus sepanjang 1,2 kilometer sebelum zona pengereman keras Tikungan 14. Hamilton menilai kekurangan kecepatan di lintasan lurus menjadi faktor utama yang membuat Ferrari tertinggal dari Mercedes.

“Saya sangat senang dengan sesi ini. Tim saya melakukan pekerjaan yang luar biasa,” kata Hamilton setelah Sprint Qualifying.
“Para engineer melakukan pekerjaan fantastis untuk memperbaiki mobil setelah sesi latihan yang cukup sulit.”
Hamilton menjelaskan bahwa mobil Ferrari sebenarnya memiliki performa yang kompetitif di tikungan, namun kekurangan tenaga pada lintasan lurus membuat selisih waktu menjadi signifikan. Ia menegaskan peningkatan performa mesin menjadi prioritas utama bagi tim yang berbasis di Maranello.
“Kami kehilangan waktu di lintasan lurus, dan jumlahnya cukup besar. Jadi kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar Hamilton.
“Kami harus bekerja keras di Maranello untuk meningkatkan tenaga mesin.”
Pebalap Inggris itu juga mengakui bahwa Mercedes tampaknya telah memulai pengembangan lebih awal dibandingkan Ferrari, yang memberikan keuntungan performa pada awal musim. Menurut Hamilton, Ferrari kini harus mempercepat pengembangan agar dapat menutup selisih dengan rival lamanya tersebut.
Meski demikian, Hamilton menegaskan bahwa paket mobil Ferrari secara keseluruhan tetap kompetitif, khususnya di sektor tikungan. Jika peningkatan performa unit daya dapat dicapai, ia yakin Ferrari akan mampu bertarung lebih dekat dengan Mercedes dalam beberapa seri mendatang.
Sprint race di Shanghai akan menjadi kesempatan pertama bagi Lewis Hamilton dan Ferrari untuk menguji strategi balapan serta pengelolaan ban sebelum sesi kualifikasi utama dan Grand Prix Formula 1 China 2026 digelar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!