Advertisement Sportrik
15s

Leclerc Ungkap Perubahan Ferrari Sebelum Kecelakaan di Baku

Notifikasi
Leclerc Ungkap Perubahan Ferrari Sebelum Kecelakaan di Baku
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari mengungkapkan perubahan signifikan pada mobilnya menjelang kualifikasi Grand Prix Azerbaijan 2025, namun harapannya untuk meraih pole position kelima beruntun di Baku pupus akibat kecelakaan di Tikungan 15 pada awal Q3. Insiden ini, yang memicu bendera merah kelima dalam sesi kualifikasi bersejarah dengan rekor enam bendera merah, membuatnya start dari posisi kesepuluh di Sirkuit Kota Baku.


Analisis mendalam Sportrik menyoroti perjuangan Leclerc selama akhir pekan, di mana ia kesulitan menemukan ritme dibandingkan rekan setimnya, Lewis Hamilton. Meski berhasil masuk Q3—sesuatu yang gagal dilakukan Hamilton—Leclerc mengakui bahwa perubahan besar pada pengaturan mobil semalam meningkatkan kepercayaan dirinya, meskipun tidak cukup untuk mengatasi masalah ban dan kecepatan.

Reduced Rain Threat Eases F1 Japanese GP Challenge
Read AlsoReduced Rain Threat Eases F1 Japanese GP Challenge


Tantangan Ferrari dan Penyebab Kecelakaan

Leclerc memasuki kualifikasi dengan ambisi menjadi pembalap keempat dalam sejarah Formula 1 yang meraih lima pole beruntun di satu grand prix. Namun, performa mobil Ferrari tertinggal dari Hamilton, yang mendominasi latihan bebas kedua (FP2). Menurut Leclerc, seperti dikutip dari wawancara dengan media, “Saya kesulitan menemukan batas mobil dan merasakan kenyamanan sepanjang akhir pekan. Ini berlawanan dengan pengalaman saya di Baku, yang biasanya mengalir alami.”

ADVERTISEMENT


Perubahan besar pada mobil dilakukan menjelang kualifikasi, membuatnya merasa lebih baik, terutama saat menggunakan ban lunak (soft) di Q1. “Semua putaran dengan ban lunak terasa jauh lebih baik,” ujarnya. Namun, keputusan untuk beralih ke ban medium C5, yang dianggap optimal, menjadi bumerang. “Dengan suhu hari ini, saya tidak bisa membuat ban medium bekerja. Saya tertinggal tujuh atau delapan persepuluh detik sebelum kesalahan, meski sudah mendorong sekuat tenaga,” tambahnya.


ADVERTISEMENT

Sportrik menilai bahwa angin kencang 20 km/jam dan tata letak sirkuit jalanan Baku memperumit situasi. Leclerc, yang “merasa ada yang salah” di Tikungan 15, kemungkinan kehilangan grip akibat ban medium yang tidak mencapai suhu optimal, menyebabkan kecelakaan. Insiden ini terjadi di sesi yang sudah kacau, dengan bendera merah lain dari Oscar Piastri di Q3, Alex Albon, Franco Colapinto, Oliver Bearman, dan diskualifikasi Esteban Ocon dari Haas.


Dampak pada Ferrari dan Posisi Grid

Kecelakaan Leclerc memperburuk hari buruk Ferrari. Hamilton, yang tercepat di FP2, hanya mampu finis di posisi 12 setelah kehilangan 0,3 detik di Q2 dibandingkan Q1. Di bawah kepemimpinan Toto Wolff, Ferrari kesulitan menjaga konsistensi, terutama dengan ban medium yang bermasalah. Sementara itu, Max Verstappen dari Red Bull meraih pole, diikuti Carlos Sainz dari Williams dan Liam Lawson dari Racing Bulls. Lando Norris dari McLaren start ketujuh, dan Piastri kesembilan.


ADVERTISEMENT

Diskualifikasi Ocon akibat pelanggaran teknis sayap belakang menggeser Pierre Gasly ke P18 dan Albon ke P19, tetapi tidak memengaruhi posisi teratas. Leclerc, yang biasanya unggul di Baku, kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit dari P10.


Strategi untuk Balapan Minggu

Menjelang balapan pada 21 September 2025, Ferrari harus fokus pada strategi pemulihan. Sportrik merekomendasikan prioritas pada manajemen ban, dengan kembali ke ban lunak jika memungkinkan, untuk memaksimalkan grip di Baku. Pengurangan kecepatan masuk di Tikungan 15 hingga 5% juga disarankan untuk mencegah oversteer, terutama dengan angin kencang yang diperkirakan berlanjut. Dukungan kru pit Ferrari dan arahan strategis dari insinyur balap Adrian Newey akan krusial.


ADVERTISEMENT

Kegagalan Leclerc mencapai pole kelima menunjukkan kerentanan Ferrari di bawah kondisi ekstrem. Dengan delapan balapan tersisa, tim harus segera mengatasi masalah ban dan pengaturan mobil untuk mendukung Leclerc dan Hamilton, menjaga peluang di klasemen konstruktur melawan McLaren dan Red Bull.

Standings FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
George Russell
George Russell Mercedes
51
2
Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli Mercedes
47
3
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
34
4
Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Ferrari
33
5
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
17
6
Lando Norris
Lando Norris McLaren
15
7
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine F1 Team
9
8
Liam Lawson
Liam Lawson Racing Bulls
8
9
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull
8
10
Arvid Lindblad
Arvid Lindblad Racing Bulls
4
Standings FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Mercedes
Mercedes
98
2
Ferrari
Ferrari
67
3
McLaren
McLaren
18
4
Haas F1 Team
Haas F1 Team
17
5
Racing Bulls
Racing Bulls
12
6
Red Bull
Red Bull
12
7
Alpine F1 Team
Alpine F1 Team
10
8
Audi
Audi
2
9
Williams
Williams
2
10
Aston Martin
Aston Martin
0

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU