SPONSORED

Leclerc Terancam Penalti di Madrid, Vasseur Juga Dibicarakan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Leclerc Terancam Penalti di Madrid, Vasseur Juga Dibicarakan
TO NEWS OVERVIEW
Leclerc Terancam Penalti di Madrid, Vasseur Juga Dibicarakan

Kegagalan Charles Leclerc di Monza mungkin belum berakhir. Kecelakaan yang dialaminya di akhir pekan lalu bisa membawa konsekuensi panjang, tidak hanya bagi pembalap asal Monako itu, tetapi juga untuk timnya di Grand Prix Madrid. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa power unit Ferrari #16 kemungkinan besar tidak bisa digunakan lagi, sehingga Leclerc harus menerima penalti turun grid pada balapan di Spanyol akhir pekan nanti.

Kekhawatiran itu muncul setelah insiden yang merusak mobilnya di tikungan terakhir lap terakhir, saat Leclerc mencoba mengejar posisi yang lebih baik. Kerusakan pada mesin bisa menjadi pukulan telak bagi Ferrari, yang sebelumnya sudah kehilangan banyak poin di kandang sendiri. Jika penalti benar-benar dijatuhkan, start dari belakang akan menjadi tantangan berat bagi Leclerc di sirkuit yang mungkin tidak terlalu ramah untuk overtaking.

Sementara itu, kekacauan di Monza juga memantik perbincangan tentang masa depan Frederic Vasseur sebagai team principal Ferrari. Meski baru menjabat, tekanan mulai menguat setelah serangkaian hasil buruk. Beberapa pihak menilai kursinya tidak lagi aman, dan kegagalan di GP Italia bisa menjadi titik balik yang menentukan.

Leclerc Faces Madrid Penalty Risk, Vasseur's Future in Question
Read AlsoLeclerc Faces Madrid Penalty Risk, Vasseur's Future in Question

Di tengah hiruk-pikuk itu, muncul komentar mengejutkan dari Sebastian Vettel. Empat kali juara dunia itu justru menyatakan apresiasinya terhadap regulasi F1 2026 yang akan datang. Vettel, yang pensiun sejak 2022, menilai arah teknis yang diambil F1 cukup positif, meski banyak kritik dari penggemar dan tim.

ADVERTISEMENT

Berita ini datang dari sesi podcast WarmUp F1 yang membahas berbagai topik hangat, termasuk persaingan MotoGP yang akan berlanjut di Misano. Di sana, perhatian tertuju pada duel sengit antara Ducati dan Aprilia, serta momen emosional bagi Franco Morbidelli yang akan menjalani balapan kandang terakhirnya di kelas MotoGP.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU