SPONSORED

Lawson Kembali ke Red Bull: Hari Pertama yang Menjanjikan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Lawson Kembali ke Red Bull: Hari Pertama yang Menjanjikan
TO NEWS OVERVIEW
Lawson Kembali ke Red Bull: Hari Pertama yang Menjanjikan

Kembalinya Liam Lawson ke Red Bull di GP Belanda langsung menarik perhatian. Meski hanya finis ke-11 di sprint qualifying, performanya sepanjang hari Jumat menunjukkan kemajuan signifikan dibanding masa sulitnya tahun lalu. Selisih 0,365 detik dari Max Verstappen di sesi itu terbilang hormat, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Lawson terlihat nyaman di dalam mobil.

Setelah hanya satu sesi latihan bebas dan satu hari di simulator, Lawson tampak jauh lebih percaya diri dibanding dua seri penuh gejolak bersama Red Bull musim lalu. Pada 2024, ia kesulitan menemukan ritme, sering kehilangan kendali, dan akhirnya dipecat setelah GP China. Namun di Zandvoort, ia menunjukkan penguasaan yang lebih baik, terutama di tikungan banking yang menantang.

“Sejujurnya saya tidak tahu apa yang terjadi di Q2,” kata Lawson mengomentari kegagalannya melaju ke SQ3. Ia mengaku merasa nyaman di mobil, dan kegagalan itu lebih karena kurangnya pengalaman dengan mobil yang terus berevolusi. “Saya merasa cukup baik di dalam mobil. Saya pikir kami akan lolos, jadi ini mengecewakan,” tambahnya.

Russell Takes Sprint Pole at Zandvoort, Mercedes Relies on Straight-Line Speed
Read AlsoRussell Takes Sprint Pole at Zandvoort, Mercedes Relies on Straight-Line Speed

Di SQ1, Lawson sebenarnya tampil meyakinkan, unggul 0,165 detik dari Verstappen dan menempati posisi keenam. Namun di SQ2, ia gagal meningkatkan catatan waktunya seiring trek yang semakin cepat—sebuah kelemahan yang wajar bagi pembalap yang baru kembali. Ia juga sempat melebar di beberapa tikungan, menyeret lantai mobil melewati kerb, tetapi hal itu tak mengurangi kesan positif secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

Keputusan Red Bull untuk memanggil Lawson kembali jelas bukan tanpa risiko. Namun dari penampilan hari ini, ia menunjukkan bahwa ia layak mendapatkan kesempatan kedua. Dengan sprint race yang akan datang, Lawson punya peluang untuk membuktikan lebih jauh bahwa ia telah belajar dari masa lalunya dan siap bersaing di level tertinggi.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU