Formula 1, Sportrik Media - Kimi Antonelli menegaskan bahwa kepercayaan dirinya tetap tinggi meskipun mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Italia 2025 di Monza. Pembalap muda Mercedes ini tergelincir ke kerikil di tikungan Lesmo 2 hanya 10 menit setelah sesi dimulai, mengakhiri harinya lebih awal dan kehilangan waktu lintasan yang berharga.
Berdasarkan analisis mendalam Sportrik dari sesi latihan pada 5 September 2025, berikut adalah ulasan tentang performa Antonelli dan prospeknya di Monza.
Kecelakaan di Lesmo 2 Mengganggu Persiapan
Antonelli memulai akhir pekan dengan catatan positif, finis di posisi kelima pada sesi latihan bebas pertama (FP1). Namun, di FP2, ia kehilangan kendali mobil Mercedes di tikungan Lesmo 2 setelah mendorong terlalu keras. "Saya mendorong terlalu keras untuk cengkeraman yang ada saat itu," ungkap Antonelli. Insiden ini memicu bendera merah dan membuatnya hanya menyelesaikan empat lap, finis di posisi 19 dengan waktu 1:21.367 detik, tertinggal 1,489 detik dari Lando Norris (McLaren).

Kecelakaan ini mengingatkan pada insiden serupa di FP1 Monza tahun lalu, menambah tekanan pada musim debutnya. Meski demikian, Antonelli tetap optimistis, menyatakan bahwa ia merasa nyaman dengan pengaturan mobil sebelum insiden tersebut. "Saya merasa cukup percaya diri, kami bergerak ke arah yang benar dengan pengaturan," katanya.
Fokus pada Kualifikasi yang Ketat
Dengan hilangnya waktu lintasan di FP2, Antonelli mengakui bahwa ia harus menyesuaikan programnya untuk hari Sabtu. "Besok saya harus menjalani program yang sedikit berbeda," ujarnya. Meski tidak menetapkan target spesifik, ia berfokus untuk mencapai hasil terbaik di sesi kualifikasi pada 6 September 2025. Ia menyoroti persaingan ketat di Monza, dengan 10 pembalap berada dalam rentang waktu 0,4 detik. "Kualifikasi akan sangat ketat, terlihat sangat rapat di luar sana," tambahnya.
Antonelli yakin dengan kecepatan mobilnya, mengatakan, "Kecepatannya terasa bagus, jadi kami akan berusaha memberikan performa terbaik dan start sejauh mungkin di depan." Meskipun menghadapi tantangan, performa FP1-nya menunjukkan potensi untuk bersaing dengan pembalap seperti Charles Leclerc (Ferrari) dan Carlos Sainz (Williams).
Meskipun kecelakaan di FP2 menjadi kemunduran, Antonelli menunjukkan ketahanan mental yang penting untuk pembalap muda di bawah tekanan. Dengan dukungan Mercedes dan pengalaman balapan di lintasan kandang, ia memiliki peluang untuk bangkit di kualifikasi dan balapan. Persaingan ketat di papan tengah, termasuk dengan Red Bull dan Sauber, akan menguji kemampuannya untuk pulih dari kesalahan.
Sportrik akan terus memantau perkembangan Antonelli dan Grand Prix Italia 2025. Ikuti analisis mendalam kami di SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Formula 1, Sportrik Media - Kimi Antonelli menegaskan bahwa kepercayaan dirinya tetap tinggi meskipun mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Italia 2025 di Monza. Pembalap muda Mercedes ini tergelincir ke kerikil di tikungan Lesmo 2 hanya 10 menit setelah sesi dimulai, mengakhiri harinya lebih awal dan kehilangan waktu lintasan yang berharga.
Berdasarkan analisis mendalam Sportrik dari sesi latihan pada 5 September 2025, berikut adalah ulasan tentang performa Antonelli dan prospeknya di Monza.
Kecelakaan di Lesmo 2 Mengganggu Persiapan
Antonelli memulai akhir pekan dengan catatan positif, finis di posisi kelima pada sesi latihan bebas pertama (FP1). Namun, di FP2, ia kehilangan kendali mobil Mercedes di tikungan Lesmo 2 setelah mendorong terlalu keras. "Saya mendorong terlalu keras untuk cengkeraman yang ada saat itu," ungkap Antonelli. Insiden ini memicu bendera merah dan membuatnya hanya menyelesaikan empat lap, finis di posisi 19 dengan waktu 1:21.367 detik, tertinggal 1,489 detik dari Lando Norris (McLaren).

Kecelakaan ini mengingatkan pada insiden serupa di FP1 Monza tahun lalu, menambah tekanan pada musim debutnya. Meski demikian, Antonelli tetap optimistis, menyatakan bahwa ia merasa nyaman dengan pengaturan mobil sebelum insiden tersebut. "Saya merasa cukup percaya diri, kami bergerak ke arah yang benar dengan pengaturan," katanya.
Fokus pada Kualifikasi yang Ketat
Dengan hilangnya waktu lintasan di FP2, Antonelli mengakui bahwa ia harus menyesuaikan programnya untuk hari Sabtu. "Besok saya harus menjalani program yang sedikit berbeda," ujarnya. Meski tidak menetapkan target spesifik, ia berfokus untuk mencapai hasil terbaik di sesi kualifikasi pada 6 September 2025. Ia menyoroti persaingan ketat di Monza, dengan 10 pembalap berada dalam rentang waktu 0,4 detik. "Kualifikasi akan sangat ketat, terlihat sangat rapat di luar sana," tambahnya.
Antonelli yakin dengan kecepatan mobilnya, mengatakan, "Kecepatannya terasa bagus, jadi kami akan berusaha memberikan performa terbaik dan start sejauh mungkin di depan." Meskipun menghadapi tantangan, performa FP1-nya menunjukkan potensi untuk bersaing dengan pembalap seperti Charles Leclerc (Ferrari) dan Carlos Sainz (Williams).
Meskipun kecelakaan di FP2 menjadi kemunduran, Antonelli menunjukkan ketahanan mental yang penting untuk pembalap muda di bawah tekanan. Dengan dukungan Mercedes dan pengalaman balapan di lintasan kandang, ia memiliki peluang untuk bangkit di kualifikasi dan balapan. Persaingan ketat di papan tengah, termasuk dengan Red Bull dan Sauber, akan menguji kemampuannya untuk pulih dari kesalahan.
Sportrik akan terus memantau perkembangan Antonelli dan Grand Prix Italia 2025. Ikuti analisis mendalam kami di SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Fernando Alonso has explained the major factors influencing his Formula 1 future amid Aston Martin’s difficult 2026 campaign.
James Hinchcliffe defended Lewis Hamilton after the Ferrari driver complained about major simulator correlation issues in Formula 1.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!