SPONSORED

Kimi Antonelli Kunjungi Makam Ayrton Senna Sebagai Juara Dunia

Notifikasi
0 Google Add us as preferred source
Kimi Antonelli Kunjungi Makam Ayrton Senna Sebagai Juara Dunia
TO NEWS OVERVIEW
© XPB Images

Suasana haru menyelimuti Sao Paulo jelang Grand Prix Brasil akhir pekan ini. Kimi Antonelli, yang baru saja mengukuhkan diri sebagai juara dunia Formula 1 termuda dalam sejarah setelah finis ketiga di Mexico City, kembali melakukan tradisi pribadinya: berziarah ke makam sang legenda, Ayrton Senna.

Bagi pembalap berusia 20 tahun asal Bologna ini, Senna bukan sekadar idola, melainkan sosok yang membentuk impian masa kecilnya. Kedekatan geografis antara tempat kelahirannya dengan Imola, tempat tragis di mana Senna kehilangan nyawanya pada 1994, membuat ikatan emosional ini terasa sangat personal. Kunjungan kali ini terasa jauh lebih bermakna karena Antonelli datang dengan status sebagai pemegang takhta tertinggi balap jet darat.

Sebagai bentuk penghormatan lebih lanjut, Antonelli telah menyiapkan desain helm khusus untuk akhir pekan di Brasil. "Saya akan memiliki sesuatu yang spesial untuk Brasil, untuk Ayrton," ungkap sang juara dunia. "Ini juga karena tahun ini menandai 35 tahun sejak kemenangan pertamanya di Brasil. Saya rasa ini adalah salah satu helm terbaik yang pernah saya buat. Semoga semua orang menyukainya. Ini akan menjadi akhir pekan yang sangat spesial."

Kimi Antonelli Visits Ayrton Senna's Grave as F1 World Champion
Read AlsoKimi Antonelli Visits Ayrton Senna's Grave as F1 World Champion

Menariknya, meski memiliki hak istimewa untuk menggunakan nomor 1 di mobilnya untuk musim depan, Antonelli dengan tegas memilih untuk tetap setia pada nomor 12. Angka tersebut bukan sekadar nomor balap, melainkan simbol penghormatan kepada Senna yang menggunakan nomor 12 saat meraih gelar juara dunia pertamanya bersama McLaren pada 1988.

ADVERTISEMENT

"Saya akan tetap menggunakan nomor 12 karena itu adalah angka yang sangat spesial bagi saya," jelasnya. "Ini adalah cara saya untuk tetap membumi dan rendah hati. Selain itu, saya sangat percaya takhayul, dan nomor 1 tidak pernah membawa keberuntungan bagi saya. Setiap kali saya menggunakannya, hasilnya selalu buruk. Jadi, itu alasan lain untuk tetap setia dengan nomor 12."

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU