Advertisement Sportrik
15s

Jamie Chadwick Pertanyakan Strategi Ferrari untuk Lewis Hamilton

Jamie Chadwick Pertanyakan Strategi Ferrari untuk Lewis Hamilton
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Lewis Hamilton disebut memiliki peluang nyata menantang dominasi Mercedes pada GP Australia 2026, sebelum keputusan strategi dari Ferrari dinilai menghilangkan kesempatan tersebut.

Pendapat tersebut disampaikan oleh pembalap Inggris Jamie Chadwick, yang menilai Hamilton menunjukkan performa kompetitif sepanjang balapan di Melbourne. Juara dunia tujuh kali itu memulai lomba dari posisi ketujuh, namun berhasil naik ke posisi ketiga pada akhir lap pertama.

Performa awal tersebut menempatkan Hamilton dalam persaingan podium. Karakter mobil baru musim 2026 yang lebih pendek dan lebih ringan, sebagai bagian dari regulasi power unit terbaru di Formula 1, dinilai cukup sesuai dengan gaya mengemudi Hamilton.

Max Verstappen Warned Over Nordschleife Risks Before 24H
Read AlsoMax Verstappen Warned Over Nordschleife Risks Before 24H

“Saya pikir elemen strategi dalam balapan seperti ini cocok dengan Lewis,” kata Chadwick kepada Sky F1.

ADVERTISEMENT

“Mobil yang lebih kecil juga tampaknya cocok untuknya. Ia terlihat beradaptasi dengan sangat baik, dan gaya mengemudinya sudah terasa cocok dengan karakter mobil baru ini.”

Pada awal tahun, Hamilton sempat mengkritik pembagian tenaga 50:50 antara mesin pembakaran internal dan tenaga listrik dalam regulasi baru. Namun setelah menjalani balapan di Melbourne, pembalap Ferrari tersebut mengakui bahwa pengalaman balapan dengan regulasi baru terasa menyenangkan.

Regulasi terbaru Formula 1 memperkenalkan mobil dengan wheelbase lebih pendek lebih dari 200 mm serta pengurangan bobot lebih dari 30 kilogram. Selain itu, sistem DRS dihapus dan digantikan dengan aerodinamika aktif yang menambah kompleksitas manajemen energi bagi pembalap.

ADVERTISEMENT

Hamilton disebut mampu beradaptasi dengan cepat terhadap karakter mobil baru tersebut. Ia juga memainkan peran penting dalam proses pengembangan mobil SF-26 sejak bergabung dengan Ferrari.

Namun peluang Ferrari untuk bersaing dengan Mercedes di Melbourne akhirnya hilang setelah tim tidak memanggil Hamilton maupun rekan setimnya, Charles Leclerc, ke pit saat dua periode virtual safety car terjadi selama balapan.

“Dia memiliki rekan setim yang sangat kuat dalam satu lap seperti Charles, tetapi dalam balapan dia benar-benar berada di sana. Jika Ferrari tidak membuat kesalahan strategi itu, akan sangat menarik melihat apakah dia bisa menantang Mercedes,” tambah Chadwick.

ADVERTISEMENT

Keputusan strategi tersebut menjadi salah satu faktor yang menghalangi Ferrari memaksimalkan potensi mobil mereka pada seri pembuka musim. Hal ini juga memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana Hamilton sebenarnya mampu menekan Mercedes jika skenario strategi berbeda diterapkan di Melbourne.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU