SPONSORED

Insiden Lap Terakhir McLaren di F1 GP Singapura 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Insiden Lap Terakhir McLaren di F1 GP Singapura 2026
TO NEWS OVERVIEW
Insiden Lap Terakhir McLaren di F1 GP Singapura 2026

Ketegangan melanda kubu McLaren setelah duel antarrekan setim berujung bencana pada lap pamungkas F1 Sprint Race Grand Prix Singapura. Lando Norris dan Oscar Piastri terlibat senggolan keras saat mencoba merebut posisi di Tikungan 5, yang langsung mengubah suasana paddock menjadi horor bagi petinggi tim.

Insiden bermula ketika Norris mencoba melakukan manuver dari sisi dalam terhadap Piastri. Sayangnya, pembalap Australia tersebut tidak melihat kehadiran rekan setimnya, sehingga benturan tidak terhindarkan dan membuat kedua mobil berputar di atas lintasan Marina Bay. Manuver nekat di detik-detik akhir ini membuat Norris harus puas merosot ke posisi kedelapan.

Sementara itu, penderitaan yang lebih parah harus ditanggung oleh Piastri yang terpaksa gagal finis alias retired hanya beberapa tikungan sebelum bendera finis dikibarkan. Di sisi lain, balapan sprint kali ini juga diwarnai kemenangan Max Verstappen di tengah kekacauan insiden yang turut melibatkan George Russell.

Max Verstappen Warns of Red Bull Start Flaws at 2026 Singapore GP
Read AlsoMax Verstappen Warns of Red Bull Start Flaws at 2026 Singapore GP

Meski garasi tim tampak memanas, kedua pembalap justru menunjukkan sikap yang cenderung tenang usai balapan. Norris menyampaikan permintaan maafnya kepada skuad karena salah satu mobil harus mengalami kerusakan parah dan gagal menuntaskan lomba dengan sempurna.

ADVERTISEMENT

"Saya meminta maaf kepada mereka [tim] karena salah satu mobil harus keluar balapan," ungkap Norris. Ketika ditanya lebih detail mengenai insiden tersebut, pembalap asal Inggris itu memilih untuk bersikap diplomatis dan enggan berkomentar banyak sebelum melihat data telemetri. "Saya lebih memilih untuk kembali dan memeriksanya terlebih dahulu," tambahnya.

Di sisi lain, Piastri mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan insiden perebutan posisi keempat dan kelima di balapan pendek tersebut, meski ia menyadari beban kerja ekstra kini harus ditanggung para mekanik. "Saya belum melihatnya secara langsung, maksud saya, dari sudut pandang saya, ini untuk posisi keempat dan kelima dalam Sprint race, jadi saya tidak terlalu pusing," kata Piastri kepada Sky Sports.

"Ini hanya menyisakan banyak pekerjaan bagi tim untuk memperbaiki kedua mobil. Sangat disayangkan bagi tim," imbuhnya sembari mengalihkan fokus untuk sesi kualifikasi berikutnya. Berbeda dengan ketenangan para pembalap, petinggi tim seperti Andrea Stella dan Zak Brown dilaporkan sangat marah di hospitality tim akibat rusaknya peluang penting dalam perebutan kejuaraan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU