Pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, berhasil mengamankan posisi teratas pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 di Sirkuit Mugello. Fernandez mencatatkan waktu 2 menit 09,930 detik, mengungguli Joel Esteban dari Level Up - MTA dan Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team yang melengkapi posisi tiga besar.
Kondisi teknis lintasan menjadi tantangan utama dalam sesi ini karena permukaan sirkuit yang masih lembap akibat hujan. Pada awal sesi, para pembalap cenderung tampil sangat hati-hati untuk menghindari risiko crash di area yang masih basah. Seiring berjalannya waktu, sebagian racing line mulai mengering, yang memberikan peningkatan traksi secara signifikan bagi pembalap dalam melakukan akselerasi keluar tikungan.
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia, mengakhiri sesi di peringkat ke-20 dengan catatan waktu 3,024 detik lebih lambat dari Fernandez. Veda sempat menunjukkan performa menjanjikan di lima menit pertama sesi, di mana ia sempat menembus posisi empat besar. Namun, penurunan posisi ini terjadi seiring dengan kemampuan pembalap lain dalam menemukan garis lintasan yang lebih kering untuk meningkatkan kecepatan puncak mereka.

Analisis terhadap posisi tiga besar menunjukkan bahwa Fernandez, Esteban, dan Quiles adalah pembalap yang paling adaptif dalam membaca perubahan kondisi lintasan. Maximo Quiles, yang saat ini memimpin klasemen kejuaraan, membuktikan stabilitas performanya meskipun kondisi trek belum ideal sepenuhnya. Kemampuan menjaga keseimbangan antara kecepatan di sektor basah dan akselerasi di sektor kering menjadi kunci utama dominasi mereka di FP1 ini.
Selain tiga pembalap teratas, Hakim Danish dari AEON Credit juga menunjukkan performa kompetitif dengan sempat memimpin di paruh pertama sesi sebelum akhirnya finis di urutan kedelapan. Hal ini mengindikasikan bahwa peta persaingan di Mugello akan sangat bergantung pada kemampuan pembalap dalam mengelola grip ban di lintasan yang memiliki temperatur dan tingkat kelembapan yang tidak merata.
Sesuai regulasi, kombinasi catatan waktu antara FP1 dan sesi practice selanjutnya akan digunakan untuk menentukan pembalap yang berhak lolos langsung ke kualifikasi tahap 2 (Q2) atau harus melalui kualifikasi pertama (Q1). Bagi Veda Ega Pratama, sesi practice menjadi kesempatan terakhir untuk memperbaiki catatan waktunya guna mengamankan posisi start yang lebih kompetitif dalam balapan utama mendatang.





























Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!