Advertisement Sportrik
15s

George Russell Didukung Juara F1, Tapi Max Verstappen Tetap Pilihan

George Russell Didukung Juara F1, Tapi Max Verstappen Tetap Pilihan
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - George Russell mendapat dukungan untuk bersinar pada musim Formula 1 2026 setelah kemenangan impresifnya di Grand Prix Australia. Namun mantan pembalap F1 Eddie Irvine menegaskan bahwa jika harus memilih satu pembalap untuk timnya, ia tetap akan memilih Max Verstappen.

Russell memperkuat statusnya sebagai kandidat kuat juara dunia setelah meraih pole position dan kemenangan pada seri pembuka di Albert Park. Pembalap Mercedes tersebut memimpin finis satu-dua tim bersama rekan setimnya Kimi Antonelli, yang mengakhiri lomba di posisi kedua.

Irvine, yang berkarier di Formula 1 antara 1993 hingga 2002 bersama Jordan, Ferrari, dan Jaguar, menilai performa awal Mercedes musim ini cukup menjanjikan. Mantan pemenang empat grand prix tersebut juga memprediksi Russell akan mampu mengungguli Antonelli sepanjang musim.

Max Verstappen and Norris Criticism Not Sign of F1 Crisis
Read AlsoMax Verstappen and Norris Criticism Not Sign of F1 Crisis

“Saya pikir Mercedes terlihat sangat kuat, bukan? Fakta bahwa kedua pembalap mereka berada di barisan depan mengatakan banyak hal. Saya pikir sepanjang musim Russell kemungkinan besar akan mengalahkan Antonelli,” kata Irvine kepada RacingNews365.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Irvine tetap menempatkan Verstappen sebagai pembalap terbaik yang tersedia di grid saat ini. Juara dunia empat kali itu dinilai sebagai pilihan utama jika seseorang ingin membangun tim yang kompetitif di Formula 1.

“Jika Anda memiliki tim dan ingin merekrut pembalap, Anda harus merekrut Verstappen,” ujar Irvine.

“Saya tidak tahu apakah dia pembalap favorit saya, tetapi jika saya harus merekrut seseorang, saya akan memilih Verstappen karena saat ini dia yang terbaik. Pembalap Ferrari Charles Leclerc juga sangat cepat.”

ADVERTISEMENT

Grand Prix Australia di Albert Park juga menandai dimulainya era baru Formula 1 setelah penerapan perubahan regulasi besar, khususnya terkait unit tenaga dan manajemen energi. Perubahan tersebut memicu perdebatan mengenai karakter balapan yang dinilai sebagian pihak terlalu bergantung pada pengelolaan energi.

Irvine mengungkapkan bahwa ia lebih menyukai pendekatan teknis yang lebih sederhana dibandingkan kompleksitas sistem saat ini.

“Saya lebih suka jika sistemnya dibuat jauh lebih sederhana. Mesin naturally aspirated dengan suara yang keras, karena saya rasa para penggemar tidak terlalu peduli dengan kompleksitas teknologi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyarankan penggunaan bahan bakar terbarukan dengan konfigurasi mesin yang lebih sederhana tanpa turbo, agar karakter Formula 1 kembali menonjol dari sisi performa dan suara mesin.

Meski demikian, Irvine menilai Formula 1 modern telah berkembang menjadi fenomena global yang melampaui sekadar olahraga balap.

“Formula 1 sekarang lebih dari sekadar olahraga. Ini adalah sebuah perasaan,” kata Irvine.

ADVERTISEMENT

Dengan Russell membuka musim dengan kemenangan dan Verstappen tetap dianggap sebagai standar tertinggi di grid, persaingan gelar dunia diperkirakan akan semakin intens seiring berjalannya kalender Formula 1 2026.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU