Formula 1, Sportrik Media - Grand Prix China 2026 di Shanghai International Circuit kembali menjadi tuan rumah Sprint Race pertama musim ini untuk dua tahun berturut-turut. Format Sprint tersebut menghadirkan perubahan signifikan pada struktur akhir pekan balapan dibandingkan format Grand Prix konvensional.
Selain China, beberapa seri lain yang juga akan menggunakan format Sprint musim ini meliputi Miami, Kanada, Inggris, Belanda, dan Singapura. Format ini mengubah urutan sesi balapan dengan hanya satu sesi latihan bebas sebelum sesi kompetitif dimulai.
Pada akhir pekan Sprint, tim hanya memiliki satu sesi Free Practice berdurasi satu jam pada Jumat pagi sebelum Sprint Qualifying digelar pada sore hari. Keterbatasan waktu ini menjadi tantangan besar bagi tim, terutama dalam era regulasi baru Formula 1 yang menggunakan pembagian tenaga hampir seimbang antara mesin pembakaran internal dan sistem listrik.

Dengan konfigurasi unit tenaga tersebut, proses adaptasi terhadap karakter mobil dan manajemen energi menjadi jauh lebih kompleks. Sirkuit Shanghai menuntut keseimbangan antara efisiensi energi dan performa mobil, sementara tim hanya memiliki waktu terbatas untuk menyesuaikan setelan mobil sebelum sesi kualifikasi Sprint dimulai.
Sprint Qualifying akan menentukan posisi start untuk Sprint Race sepanjang sepertiga jarak balapan pada Sabtu. Setelah Sprint Race selesai, sesi kualifikasi utama akan berlangsung pada hari yang sama untuk menentukan grid balapan Grand Prix yang digelar pada Minggu.
Menjelang musim 2026, FIA juga memperkenalkan perubahan regulasi baru yang khusus berlaku pada akhir pekan Sprint. Aturan tersebut berkaitan dengan kemungkinan penghentian sesi latihan bebas akibat bendera merah.
Dalam format sebelumnya, waktu sesi latihan tetap berjalan meskipun terjadi penghentian akibat insiden di lintasan. Namun mulai musim ini, race control dapat mempertimbangkan untuk memperpanjang sesi latihan jika terjadi gangguan yang signifikan.
Keputusan untuk memperpanjang sesi hanya dapat diambil sebelum sesi latihan mencapai 45 menit. Jika keputusan tidak diambil dalam rentang waktu tersebut, maka sesi latihan akan tetap berakhir sesuai durasi standar satu jam.
Aturan baru ini diperkenalkan untuk memberikan kesempatan tambahan bagi tim dan pembalap dalam mengumpulkan data penting, terutama pada akhir pekan Sprint yang memiliki waktu pengujian sangat terbatas.
Apakah regulasi tersebut akan langsung diuji pada akhir pekan Grand Prix China masih belum dapat dipastikan. Namun dengan kompleksitas teknis mobil generasi baru Formula 1, setiap menit tambahan di lintasan dapat menjadi faktor penting dalam menentukan performa tim sepanjang akhir pekan balapan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!