Formula 1, Sportrik Media - Fernando Alonso bersama tim Aston Martin memasuki Formula 1 Grand Prix China 2026 dengan target realistis: menyelesaikan balapan penuh di Shanghai International Circuit. Setelah masalah getaran baterai dari unit tenaga Honda mengganggu awal musim, tim kini melihat kemajuan kecil namun penting.
Kemitraan baru antara Aston Martin dan Honda menghadapi awal yang sulit pada pembukaan musim di Grand Prix Australia. Getaran yang berasal dari baterai sistem power unit menyebabkan gangguan serius pada mobil AMR26, hingga mempengaruhi kenyamanan pembalap. Dalam balapan di Melbourne, Alonso hanya mampu menyelesaikan 21 lap sebelum mundur, sementara rekan setimnya Lance Stroll berhenti setelah 43 lap.
Masalah tersebut bahkan memicu kekhawatiran internal tim. Prinsipal Aston Martin, Adrian Newey, sebelumnya mengindikasikan bahwa getaran ekstrem dari baterai berpotensi menimbulkan dampak fisik pada pembalap jika tidak segera diatasi. Oleh karena itu, tim dan Honda bekerja intensif sebelum putaran kedua musim ini untuk menemukan solusi teknis yang dapat meningkatkan stabilitas mobil.

Pada akhir pekan Grand Prix China, Honda mulai melihat hasil awal dari perbaikan yang dilakukan. Kedua mobil Aston Martin memang tersingkir pada sesi pertama kualifikasi sprint dan kualifikasi utama, namun mereka berhasil menyelesaikan balapan sprint pada hari Sabtu—sebuah langkah penting dalam menguji ketahanan sistem baterai yang telah dimodifikasi.
“Kami memperkenalkan sejumlah langkah penanggulangan terhadap getaran baterai sejak balapan terakhir di Australia,” ujar Shintaro Orihara, trackside general manager sekaligus chief engineer Honda.
“Kami meningkatkan jarak tempuh komponen tersebut sepanjang FP1, sprint qualifying, dan sprint race. Ini memang langkah kecil, tetapi penting bagi Honda dan Aston Martin karena kami akhirnya bisa menyelesaikan jarak penuh dalam sprint.”
Alonso juga menegaskan bahwa target tim pada Grand Prix China bukanlah hasil besar, melainkan menyelesaikan balapan secara normal. Pembalap Spanyol itu akan memulai balapan dari posisi ke-19, sementara Stroll berada di posisi ke-21 setelah sesi kualifikasi yang sulit.
“Target kami besok adalah menjalani balapan normal dan melihat bendera finis dengan kedua mobil,” kata Alonso.
“Bukan seperti di Melbourne. Kami ingin menyelesaikan balapan dengan normal.”
Jika Aston Martin mampu menyelesaikan jarak penuh balapan di Shanghai, hal tersebut akan menjadi indikator penting bagi pengembangan awal paket teknis AMR26 serta integrasi power unit Honda. Data reliabilitas dari balapan ini juga akan menjadi dasar evaluasi sebelum Formula 1 melanjutkan kalendernya ke seri berikutnya dalam fase awal musim 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!