Aksi menegangkan tersaji di Sirkuit Phillip Island ketika Fabio Di Giannantonio nyaris mengalami kecelakaan fatal akibat hembusan angin kencang saat mencoba memberikan isyarat kepada Diogo Moreira dalam balapan sprint Grand Prix Australia 2026.
Pembalap tim VR46 tersebut sempat dikejutkan oleh terjangan angin pada lap pembuka yang membuatnya kehilangan sejumlah posisi penting. Namun, pembalap asal Italia itu mampu bangkit secara perlahan untuk merangsek ke depan dan mengamankan posisi ketiga demi melengkapi dominasi podium 1-2-3 bagi pabrikan Ducati di akhir balapan berdurasi 13 putaran tersebut.
Di tengah upayanya memperbaiki posisi, Di Giannantonio terlibat duel sengit melawan debutan LCR Honda, Diogo Moreira. Pertarungan tersebut memaksa sang pembalap Ducati berpikir cepat agar tidak kehilangan banyak waktu berharga dari rombongan depan yang terus melaju kencang meninggalkan barisan tengah.

Menanggapi agresivitas rival mudanya itu, Di Giannantonio memberikan komentar blak-blakan mengenai gaya membalap Moreira yang tampil ngotot. Ia bahkan mencoba berkomunikasi di atas lintasan untuk mengatur strategi balap bersama.
Dalam video di balik layar yang dirilis oleh situs resmi MotoGP, ia menceritakan momen mengerikan tersebut. Di mana ia hampir terlempar dari mesin balapnya akibat melepas tangan demi memberi gestur tangan di tengah kencangnya terpaan angin khas Phillip Island.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat berada di belakang Moreira dan merasa kesulitan karena sang rookie selalu memberikan perlawanan balik setiap kali disusul. Meski memiliki keunggulan kecepatan yang signifikan, manuver komunikasi itu justru hampir berakibat fatal bagi keselamatan dirinya sendiri.
Menatap paruh kedua musim dan potensi jika balapan berlangsung lebih panjang, Di Giannantonio meyakini bahwa ia memiliki kecepatan impresif untuk bertarung lebih depan. Ia menduga bisa mendekati kecepatan Marquez bersaudara seandainya jumlah lap ditambah.
Meski demikian, ia tetap realistis bahwa Marc Marquez kemungkinan besar sedang mengatur ritme balapan setelah melihat papan pit yang mengindikasikan rival utamanya mengalami kendala. Konsistensi ritme tersebut membuat persaingan di barisan terdepan tetap terkontrol hingga garis finis.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!