SPONSORED

F1 Siapkan Opsi Pengganti GP Qatar dan Abu Dhabi

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
F1 Siapkan Opsi Pengganti GP Qatar dan Abu Dhabi TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Formula 1 mulai menyiapkan opsi alternatif untuk dua balapan penutup musim 2026 di Timur Tengah setelah ketidakpastian geopolitik di kawasan tersebut terus berlanjut. CEO F1 Stefano Domenicali mengonfirmasi bahwa kategori tersebut telah memiliki “contingency plan” apabila Grand Prix Qatar dan Abu Dhabi akhirnya tidak dapat digelar sesuai jadwal.

Ketidakpastian kalender muncul setelah Formula 1 sebelumnya membatalkan GP Bahrain dan GP Arab Saudi yang semula dijadwalkan berlangsung pada April. Konflik kawasan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel memaksa F1 menghentikan seluruh aktivitas balapan di wilayah tersebut meski gencatan senjata mulai berlaku sejak awal April. Namun, kondisi regional dinilai masih terlalu tidak stabil untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan event berskala global.

Dalam beberapa pekan terakhir, penyelenggara balapan di Bahrain dan Jeddah disebut masih berupaya mencari kemungkinan kembali masuk kalender 2026. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah slot kosong di antara GP Azerbaijan dan GP Singapura pada Oktober. Meski demikian, Formula 1 masih menunggu kepastian situasi keamanan sebelum mengambil keputusan final terkait revisi kalender.

Schumacher’s Monaco Crash Controversy Returns to Spotlight
Read AlsoSchumacher’s Monaco Crash Controversy Returns to Spotlight

Domenicali menegaskan Formula 1 harus bertindak pragmatis seperti yang dilakukan selama periode pandemi Covid-19. Faktor logistik global, biaya operasional, serta perpindahan personel dan peralatan menjadi alasan utama mengapa keputusan kalender harus dibuat jauh sebelum akhir musim.

ADVERTISEMENT

“Seperti saat Covid, kami harus mencoba bersikap sepragmatis mungkin,” kata Domenicali kepada L’Equipe.

“Fakta bahwa kami menarik balapan Bahrain dan Jeddah sejauh ini berasal dari kenyataan bahwa kami tahu tidak mungkin pergi ke sana saat itu. Terutama karena kami adalah hiburan, olahraga yang membawa kegembiraan dan kesenangan.”

Menurut Domenicali, Formula 1 tidak dapat mengambil risiko menggelar balapan di wilayah yang masih memiliki potensi eskalasi konflik. Ia juga mengakui kompleksitas logistik F1 jauh berbeda dibanding olahraga lain karena melibatkan ribuan personel, sistem transportasi lintas benua, serta rantai distribusi teknis yang sangat sensitif terhadap perubahan jadwal.

ADVERTISEMENT

“Promotor di Qatar dan Abu Dhabi sudah menjual tiket dan penjualannya berjalan sangat baik. Tetapi akan ada saatnya kami harus membuat keputusan karena ini bukan seperti pertandingan sepak bola dengan hanya dua tim dan 22 pemain,” ujarnya.

Domenicali juga menegaskan bahwa menjadwalkan ulang kedua balapan pada akhir musim hampir mustahil dilakukan karena keterbatasan slot kalender FIA. Namun, tanggal 4 Oktober disebut masih memungkinkan untuk dipakai sebagai solusi alternatif apabila situasi membaik dalam beberapa bulan ke depan.

Meski Formula 1 belum mengungkap lokasi pengganti potensial, Domenicali memastikan Las Vegas tidak akan menjadi seri penutup musim apabila Qatar dan Abu Dhabi batal digelar. Situasi ini membuat FIA dan Formula 1 kini berada dalam tekanan untuk menjaga stabilitas kalender sekaligus memastikan kepastian komersial bagi tim, promotor, dan mitra global menjelang fase akhir musim 2026.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU