Cal Crutchlow angkat bicara soal performa Pecco Bagnaia yang sedang menurun. Mantan pembalap pabrikan itu menilai pebalap tim Ducati Lenovo tersebut tetap salah satu yang terbaik di MotoGP saat ini.
Bagnaia, yang pernah meraih 29 kemenangan grand prix dan dua gelar juara dunia, harus puas di posisi kelima klasemen musim lalu. Ia kalah telak dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil dominan sepanjang musim. Musim ini, kondisi Bagnaia belum membaik—ia belum pernah menang dan kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara.
Tekanan semakin besar karena musim depan Bagnaia akan pindah ke Aprilia dengan kontrak empat tahun. Ia akan mengendarai RS-GP pada era regulasi baru 850cc dan ban Pirelli, sebuah tantangan besar di tengah situasi yang belum ideal.

Crutchlow, yang kini menjadi pembalap pengganti Johann Zarco di LCR Honda, angkat bicara saat menjadi komentator di MotoGP TV dalam seri Aragon. Ia menegaskan bahwa masa sulit seperti ini adalah hal lumrah dalam karier seorang atlet. "Orang-orang mengalaminya dalam karier mereka. Sesederhana itu," ujarnya.
"Itu tidak berarti dia kehilangan bakat, kecepatan, atau tekadnya untuk menjadi lebih baik. Dia hanya melewati periode buruk, dan itu terjadi pada atlet terkadang. Ketika hanya kamu di atas motor dan perasaanmu tidak enak, itu memang sulit," tambah Crutchlow.
Meski begitu, Crutchlow tetap optimistis Bagnaia bisa bangkit. "Tidak ada keraguan bahwa Pecco Bagnaia masih salah satu pembalap terbaik di kejuaraan ini. Saya yakin dia akan kembali ke depan tahun ini atau tahun-tahun berikutnya. Dia masih muda, sangat berbakat," tegasnya.
Crutchlow mengaku kadang sulit menyaksikan Bagnaia kesulitan, tapi berharap pebalap Italia itu tetap fokus. "Ini memang sulit ditonton kadang-kadang, tapi semoga dia tetap berkomitmen penuh dan segera kembali ke posisi seharusnya," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!