SPONSORED

Christian Horner Klaim Dirinya Satu-Satunya Lawan Sepadan untuk Toto Wolff di F1

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Christian Horner Klaim Dirinya Satu-Satunya Lawan Sepadan untuk Toto Wolff di F1
TO NEWS OVERVIEW
Christian Horner Klaim Dirinya Satu-Satunya Lawan Sepadan untuk Toto Wolff di F1

Meskipun sudah lebih dari satu tahun meninggalkan paddock Formula 1 setelah perpisahannya dengan Red Bull pada pertengahan musim 2025, Christian Horner menegaskan bahwa persaingannya dengan bos Mercedes, Toto Wolff, masih menjadi salah satu narasi paling menarik dalam sejarah modern ajang balap jet darat ini.

Dalam rangkaian tur promosi untuk otobiografinya yang bertajuk Drive, mantan manajer tim asal Inggris tersebut kembali membahas rivalitas panjang yang mendominasi perebutan gelar juara dunia Formula 1 selama satu setengah dekade terakhir. Horner secara terbuka menyatakan bahwa dirinya merupakan satu-satunya figur yang mampu memberikan tekanan nyata, baik secara sportif maupun politis, kepada sang manajer asal Austria tersebut.

Lebih lanjut, Horner juga menyoroti posisi CEO McLaren, Zak Brown, yang sukses membawa tim asal Woking tersebut meraih gelar juara dunia konstruktor serta titel pebalap bersama Lando Norris pada tahun 2025. Menurut Horner, hubungan bisnis yang terjalin antara kedua kubu membuat Brown tidak akan pernah bisa menjadi ancaman politik yang sesungguhnya bagi Wolff di grid utama.

F1 Power Dynamics 2026: Toto Wolff Admits Red Bull Dominance
Read AlsoF1 Power Dynamics 2026: Toto Wolff Admits Red Bull Dominance

"Toto se la passa piuttosto bene al momento. Zak Brown e in una posizione scomoda perche utilizza il motore di Toto, quindi non puo sollevare polveroni," ungkap Horner dalam wawancaranya dengan surat kabar The Guardian, yang menyoroti ketergantungan pasokan power unit sebagai batasan bagi McLaren untuk menciptakan kegaduhan politik di paddock.

ADVERTISEMENT

Sepanjang kariernya di ajang Formula 1, Horner mengaku sengaja memanfaatkan ketegangan personal dan profesional ini sebagai bahan bakar psikologis untuk memotivasi para insinyur serta staf internal Red Bull agar terus melampaui standar performa yang ditetapkan oleh Mercedes. Ia mengibaratkan persaingan tersebut seperti duel manajer legendaris di dunia sepak bola, yang terbukti sukses mempolarisasi perhatian dunia olahraga.

Kendati diwarnai ketegangan sengit di atas lintasan maupun ruang sidang, Horner tetap menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pencapaian rival utamanya tersebut. Ia menilai bahwa determinasi tinggi yang dimiliki oleh pimpinan skuad Silver Arrows itu justru mendefinisikan ulang arti kemenangan besar yang diraih timnya, terutama pada pertarungan dramatis musim 2021.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU