Chris Lulham secara terbuka menyampaikan permintaan maaf menyusul insiden senggolan di lintasan yang memicu gelombang kritik pedas di media sosial pada putaran final GT World Challenge Europe di Sirkuit Portimao.
Aksi kontroversial tersebut terjadi dalam balapan ketahanan Endurance Cup berdurasi tiga jam, di mana Max Verstappen turut ambil bagian sebagai salah satu pebalap bersama Ben Barnicoat mengendarai mobil Mercedes AMG nomor 3 yang dikelola oleh 2 Season Motorsport.
Selepas periode safety car, Lulham yang tengah berjuang di barisan delapan besar terlibat insiden kontak di Tikungan 7 dengan mobil Mercedes nomor 48, yang langsung berbuah hukuman penalti drive-through bagi tim mereka.

Hukuman tersebut memaksa juara dunia Formula 1 empat kali asal Belanda itu untuk berjuang keras dari luar posisi 20 besar pada stint penutup, sebelum akhirnya sukses menyudahi debut GTWCE-nya di peringkat kesembilan.
Situasi semakin memanas setelah balapan usai ketika Lulham mendadak menjadi sasaran empuk serangan verbal dan pelecehan online dari segelintir oknum netizen, yang membuat Verstappen harus turun tangan memberikan pembelaan publik.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!