Nicolo Bulega akhirnya mengungkapkan mimpi yang selama ini dinantikan. Pemimpin klasemen WorldSBK itu memastikan diri akan naik kelas ke MotoGP pada musim 2027, memperkuat tim satelit Ducati, Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Kepastian ini menjadi puncak perjalanan karier yang tidak biasa. Bulega, yang sempat menjadi bagian dari VR46 Riders Academy saat masih muda, memilih bertahan di WorldSBK setelah debutnya pada 2024. Hasilnya luar biasa: dua kali runner-up di belakang Toprak Razgatlioglu sebelum akhirnya menjadi kekuatan dominan setelah sang rival pindah ke MotoGP.
Rekor demi rekor pun dipecahkan. Bulega mencatatkan 25 kemenangan beruntun, rekor baru WorldSBK, yang membentang dari seri Estoril 2025 hingga Race 1 di Donington Park tahun ini. Performa impresif itu jelas membuat manajemen Ducati meliriknya sebagai aset berharga untuk masa depan.

Ketajamannya tidak hanya di WorldSBK. Saat diminta menjadi pengganti Marc Marquez yang cedera di Mandalika tahun lalu, Bulega langsung mampu finis di posisi 15 pada kedua balapan. Ia juga sempat menguji ban baru Pirelli dan mesin 850cc untuk MotoGP, menunjukkan kesiapannya tampil di kelas premier.
Bulega sendiri mengaku pindah ke MotoGP adalah mimpi yang menjadi kenyataan. “Saya memilih tim ini karena saya selalu terhubung dengan mereka. Saya berada di Akademi VR46 saat kecil, jadi saya mengenal semuanya dengan baik,” ujarnya. “Langkah ini terasa lebih mudah secara personal karena dikelilingi orang-orang yang sudah saya kenal.”
Keputusan ini juga menjadi sinyal kuat ambisi Ducati dalam mempertahankan dominasi di MotoGP. Dengan Bulega yang masih muda dan haus kemenangan, VR46 diprediksi akan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Apakah ia mampu langsung bersaing di papan atas? Musim 2027 akan menjawabnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!