WorldSBK, Sportrik Media - Nicolo Bulega dari Aruba.it Racing - Ducati mengalami kesulitan pada Race 1 WorldSBK Prancis 2025 di Magny-Cours. Ia finis 8,5 detik di belakang Toprak Razgatlioglu dari ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team. Bulega mengungkapkan masalah pada ban depan dan belakang motornya. Oleh karena itu, ia menyerukan perbaikan untuk balapan berikutnya. Artikel ini menganalisis tantangan Bulega pada 6 September 2025.
Masalah Teknis pada Ducati Bulega
Bulega kesulitan sejak lap pertama Race 1. Ia turun ke posisi keempat, tertinggal dua detik dari Razgatlioglu. “Saya merasakan masalah pada ban depan setelah 10 lap,” ujar Bulega. Selain itu, ban belakang terlalu reaktif saat ia membuka gas. Akibatnya, ia sulit menjaga kecepatan. Meskipun demikian, motor Ducati Lenovo Team tetap kompetitif. Namun, Bulega menegaskan perlunya peningkatan untuk bersaing dengan BMW.

Dominasi Razgatlioglu di Magny-Cours
Toprak Razgatlioglu mendominasi dengan kemenangan ke-10 di Magny-Cours. Ia memanfaatkan keunggulan motor BMW, yang dioptimalkan oleh insinyur seperti Adrian Newey. Sementara itu, kerja Red Bull Pit Crew memastikan setup ideal. Sebagai contoh, Razgatlioglu konsisten di lintasan basah. Oleh karena itu, Bulega tertinggal 31 poin di klasemen.
Tantangan Tim Lain
Tim seperti Pata Maxus Yamaha dengan Jonathan Rea dan Aprilia Racing berjuang di kondisi sulit. Misalnya, Alvaro Bautista dari Ducati menghadapi masalah serupa. Selain itu, BWT Alpine F1 Team tidak relevan di WorldSBK, tetapi merek Aprilia tetap hadir. Akibatnya, Ducati perlu strategi baru.
Prospek Balapan Berikutnya
Dengan 11 balapan tersisa, termasuk dua di Magny-Cours pada 7 September 2025, Bulega optimistis. Ia berharap timnya memperbaiki handling motor. Selain itu, kondisi lintasan dapat memengaruhi strategi. Sebagai contoh, ban yang lebih stabil bisa membantu. Sementara itu, Razgatlioglu tetap favorit. Oleh karena itu, Sportrik memprediksi persaingan ketat, dengan Ducati berpeluang mengejar jika masalah teknis teratasi.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Nicolo Bulega
Aruba.it Racing Ducati
|
62 |
|
2
|
|
Axel Bassani
Bimota by Kawasaki Racing Team
|
42 |
|
3
|
|
Yari Montella
Barni Spark Racing
|
26 |
|
4
|
|
Lorenzo Baldassarri
Team Go Eleven
|
25 |
|
5
|
|
Alvaro Bautista
Barni Spark Racing
|
19 |
|
6
|
|
Iker Lecuona
Aruba.it Racing Ducati
|
19 |
|
7
|
|
Miguel Oliveira
ROKiT BMW Motorrad
|
17 |
|
8
|
|
Tarran Mackenzie
MGM Optical Express Racing
|
17 |
|
9
|
|
Alex Lowes
Bimota by Kawasaki Racing Team
|
16 |
|
10
|
|
Danilo Petrucci
ROKiT BMW Motorrad
|
16 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Ducati
|
62 |
|
2
|
|
Bimota
|
42 |
|
3
|
|
BMW
|
18 |
|
4
|
|
Kawasaki
|
15 |
|
5
|
|
Yamaha
|
14 |
|
6
|
|
Honda
|
7 |
Read Also
Jonathan Rea returns with Honda at WorldSBK Portimao 2026, with performance set to define expectations after Yamaha decline.
Miguel Oliveira says adapting to the BMW M 1000 RR remains his priority after a rain-hit WorldSBK test at Portimao ahead of the 2026 Portuguese Round.
Iker Lecuona admits he experienced his worst feeling yet on the Ducati Panigale V4 R during Race 2 at WorldSBK Phillip Island 2026.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!