Jaspar Vaher terus menarik perhatian dunia reli setelah meraih kemenangan reli pertama dalam kariernya pada putaran Kejuaraan Reli Finlandia di Jyväskylä. Penampilan impresif pembalap muda Estonia itu kini membuatnya dibandingkan dengan juara dunia 2019, Ott Tanak.
Pembalap berusia 19 tahun tersebut mengalahkan nama-nama yang jauh lebih berpengalaman seperti Esapekka Lappi dan Mikko Heikkila di jalanan gravel Finlandia Tengah. Hasil tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan dalam program pengembangan pembalap Toyota Gazoo Racing.
Salah satu sosok yang terkesan dengan perkembangan Vaher adalah Juho Hanninen, yang saat ini bertugas sebagai pelatih dalam Toyota Gazoo Racing WRC Challenge Programme. Menurut Hanninen, Vaher tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki karakter yang sangat matang untuk usianya.

"Dia adalah pribadi yang sangat terbuka dan mudah diajak bekerja sama. Sangat mudah berbicara dengannya tentang berbagai hal."
"Pada saat yang sama, dia sangat kritis terhadap dirinya sendiri dan memiliki ambisi yang sangat tinggi. Salah satu hal yang paling saya sukai adalah kemampuannya melihat gambaran besar."
Menurut Hanninen, pemahaman Vaher terhadap strategi reli menjadi salah satu kekuatan terbesarnya. Pembalap muda tersebut dinilai sudah memahami bahwa kemenangan reli tidak selalu ditentukan dengan menjadi yang tercepat di setiap etape.
"Dia tidak merasa harus memenangkan setiap etape. Dia memahami gambaran besarnya. Secara keseluruhan, dia adalah orang yang sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama."
Sikap dan pendekatan tersebut membuat Hanninen melihat kemiripan dengan Tanak. Keduanya dikenal memiliki fokus tinggi terhadap pekerjaan mereka dan tidak terlalu terpengaruh oleh apa yang dilakukan para rival di lintasan.
"Mungkin Jaspar memiliki sedikit sisi yang lebih lembut, tetapi selain itu ada banyak kemiripan."
"Dia tidak terlalu peduli dengan apa yang dilakukan pembalap lain. Dia tidak bertanya soal pilihan ban atau strategi lawan. Dia fokus pada pekerjaannya sendiri. Dia selalu ingin berkembang dan menganalisis performanya dengan sangat kritis. Secara keseluruhan, dia memiliki banyak kualitas yang sangat baik."
Dengan debut WRC yang semakin dekat dan performa yang terus meningkat, Vaher kini mulai dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menarik dalam proyek jangka panjang Toyota. Perbandingan dengan Tanak tentu masih terlalu dini, namun pujian dari Hanninen menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimiliki pembalap Estonia tersebut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!