Monza menjadi ajang pembuktian strategi energi mobil Formula 1 2026. Perubahan regulasi musim ini membuat sirkuit ini menjadi lintasan paling 'haus energi', dan perbedaan pola distribusi energi antar tim mulai terlihat jelas.
Ferrari datang dengan unit tenaga terbaru yang ditingkatkan, tapi tetap diragukan mampu menyaingi Mercedes yang masih dianggap sebagai patokan. Data dari sesi latihan menunjukkan pola menarik yang bisa menjadi kunci balapan.
Perbandingan Waktu di FP2: Russell vs Leclerc
Catatan waktu tercepat George Russell di FP2 menunjukkan keunggulan Mercedes di sektor lurus. Charles Leclerc tertinggal cukup jauh saat memasuki tikungan Ascari, namun berhasil memangkas waktu di sektor akhir menuju Parabolica.

Pola ini mengindikasikan perbedaan strategi penggunaan energi yang menarik. Jika dipertahankan, lap pertama balapan nanti diprediksi akan sangat sengit, mengingat Ferrari dikenal agresif di awal balapan dengan mode yang berbeda.
Kekuatan Mesin Ferrari yang Ditingkatkan
Perbandingan antara dua pembalap Haas memberikan gambaran tentang peningkatan mesin Ferrari. Ollie Bearman yang menggunakan mesin baru terlihat lebih unggul dalam kecepatan lurus dibandingkan rekan setimnya, Esteban Ocon, yang masih memakai mesin lama.
Namun, selisih waktu yang cukup besar juga dipengaruhi oleh masalah konsistensi komponen yang dihadapi Ocon sepanjang musim. Masalah ini kerap mengakibatkan hilangnya downforce dan mempengaruhi performa secara keseluruhan.
Untuk mengetahui perbedaan tenaga mesin sebenarnya, masalah konsistensi tersebut harus segera diatasi. Sementara itu, upgrade aerodinamika Haas yang dipasang di kedua mobil mulai menunjukkan hasil positif, dengan performa terbaik sejak bulan Maret.
Kekurangan yang Dirasakan McLaren
Ekspektasi McLaren akan kesulitan di Monza terbukti pada hari Jumat. Lando Norris tertinggal hampir empat persepuluh detik dari Russell dalam kecepatan satu lap, dan juga sedikit lebih jauh dalam simulasi balapan.
Direktur Teknik McLaren, Neil Houldey, mengakui bahwa dari perspektif energi, mereka masih terus bekerja untuk menemukan keseimbangan yang tepat. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan untuk bersaing di papan atas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!