Pencapaian luar biasa baru saja diukir oleh Kimi Antonelli setelah memastikan gelar juara dunia Formula 1 musim 2026 di Autodromo Hermanos Rodriguez. Pembalap muda asal Italia tersebut tampil solid di atas W17 andalannya dan mengamankan posisi ketiga pada balapan yang penuh drama, sekaligus mengunci titel prestisius saat musim masih menyisakan empat seri lagi menuju penutup tahun. Keberhasilan ini menempatkannya dalam buku sejarah sebagai salah satu talenta paling bersinar di era modern ajang balap jet darat paling elite di dunia.
Sesaat setelah bendera finis dikibarkan, momen emosional langsung tersaji di atas podium sirkuit Meksiko. Dua legenda hidup Formula 1, Max Verstappen yang keluar sebagai pemenang balapan dan Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua, secara spontan mengangkat sang juara baru ke atas pundak mereka. Pemandangan langka penuh rasa hormat antar-generasi ini langsung menyita perhatian jutaan penonton di seluruh dunia dan menjadi buah bibir di paddock.
Berbicara dalam siniar resmi Nu Silver Arrows bersama mantan pembalap F1 Anthony Davidson, Antonelli tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas penghormatan tak terduga tersebut. Ia bahkan berencana untuk mengabadikan potret ikonik itu di dinding rumahnya sebagai kenangan paling berharga sepanjang perjalanan karier balap profesionalnya.

"Ya, ini terasa begitu tidak nyata. Saya sangat bersyukur atas semua kesempatan yang telah diberikan kepada saya, dan momen di atas podium ini adalah salah satu kenangan yang akan abadi selamanya," ujar Antonelli mengungkapkan rasa syukurnya secara mendalam.
"Pertama-tama, melihat begitu banyak rasa hormat dan apresiasi dari dua pembalap yang telah menorehkan sejarah besar di olahraga ini, dan mereka masih melakukannya karena mereka terus bersaing di level teratas serta meraih hasil yang luar biasa. Melihat apresiasi sebesar itu, dan tentu saja apa yang mereka lakukan dengan mengangkat saya di atas podium, adalah momen yang akan selalu saya syukuri karena itu sama sekali tidak saya duga," tambahnya.
Pembalap muda tim Mercedes tersebut mengakui bahwa dirinya sempat merasa sangat emosional ketika tubuhnya diangkat oleh dua rival tangguh yang telah mendominasi lintasan selama lebih dari satu dekade. Bagi sang juara baru, foto tersebut berdiri sejajar dengan kenangan manis lainnya seperti podium kandang di Monza, menjadikannya sebuah simbol kehormatan yang melampaui sekadar trofi kemenangan biasa.
"Begitu mereka mengangkat saya, saya merasa sangat bahagia dan saya juga menjadi sangat emosional karena itu adalah momen yang begitu istimewa bagi saya. Dan tentu saja, foto itu akan saya bingkai. Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, saya akan membingkainya dan memasangnya di dinding karena itu adalah kenangan yang sangat istimewa dan momen luar biasa yang akan selalu dikenang," tutupnya penuh antusias.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!