SPONSORED

Acosta: Marc Marquez Layak Juara Dunia MotoGP 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Acosta: Marc Marquez Layak Juara Dunia MotoGP 2026
TO NEWS OVERVIEW
Acosta: Marc Marquez Layak Juara Dunia MotoGP 2026

Pedro Acosta menatap GP San Marino di Misano dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah finis kelima di Aragon. Pembalap Red Bull KTM Tech3 itu menilai hasil di MotorLand bukan sebuah kejutan besar, melainkan konfirmasi kemajuan yang sedang ia bangun bersama KTM. Yang paling ia soroti adalah kemampuan tim memperbaiki motor sepanjang akhir pekan, sesuatu yang menurutnya krusial untuk terus melangkah maju.

Misano menjadi sirkuit di mana KTM biasanya punya ekspektasi tinggi. Acosta sendiri masih ingat performa kuat di sana musim lalu dan datang ke Italia dengan misi mengumpulkan pengalaman untuk musim depan. Sementara itu, kejuaraan memasuki fase krusial: Marc Marquez mempertahankan keunggulan penting setelah meraup banyak poin dalam beberapa balapan terakhir. Berikut pernyataan Acosta seperti dilaporkan jurnalis Mar Fucho dari Misano.

Ditanya soal manuver menyalip Marco Bezzecchi di Aragon yang sempat viral, Acosta meremehkan aksinya. “Saya sudah melakukan banyak overtake yang lebih baik tanpa mendapat sorotan seperti itu. Itu lebih karena faktor visual. Saya datang dengan kecepatan jauh lebih tinggi dan ada jalan lebar di depan. Dia berada di zona kotor. Saya menyerang dari jauh, tapi itu hanya soal waktu. Kalau bukan di situ, di akhir lap pertama saya tetap akan lewat karena inersia saya jauh lebih besar. Dari dalam kokpit, itu tidak seheboh yang terlihat di TV,” ujarnya santai.

Acosta: Marc Marquez Deserves to Win 2026 MotoGP Title
Read AlsoAcosta: Marc Marquez Deserves to Win 2026 MotoGP Title

Acosta juga terlihat semakin menempel ketat pada KTM di paruh kedua musim ini. “Saya berusaha. Saya sudah bilang akan memberikan segalanya hingga akhir tahun. Bukan hanya karena merek, tapi juga karena saya sudah enam tahun bersama mereka dan ingin memberi yang terbaik. Tapi terutama untuk diri saya sendiri. Tahun depan tantangan baru dimulai, mungkin lebih besar dari yang pernah saya alami. Semua yang bisa saya ambil akan saya simpan: pengalaman, hal-hal untuk terus berkembang, dan agar siap saat dibutuhkan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Soal motivasi, Acosta justru menyebut Silverstone lebih membangkitkan semangat ketimbang Aragon. “Di Silverstone, sirkuit yang biasanya sulit untuk saya dan KTM, kami bisa finis lima besar. Itu cukup memuaskan. Di Aragon, melihat sejarah balapan saya di sana, saya hampir selalu dekat podium. KTM biasanya tampil baik, jadi hasil itu lebih bisa diprediksi,” jelasnya.

Menghadapi sisa musim, Acosta menegaskan fokusnya adalah terus membantu KTM berkembang. “Saya senang karena kami berhasil meningkatkan motor di setiap balapan. Itu yang membuat saya percaya diri. Kami tidak boleh berpuas diri; setiap detail harus diperbaiki. Saya ingin menutup musim dengan kuat dan membawa momentum ke tahun baru,” tambahnya.

Adapun persaingan gelar, Acosta menilai Marquez adalah kandidat terkuat. “Marc adalah yang paling berpengalaman; dia seharusnya memenangkan kejuaraan dunia ini,” pungkasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Acosta tak hanya fokus pada performanya sendiri, tetapi juga mengakui keunggulan rivalnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU