Pedro Acosta memilih menepi dan mengamankan podium ketiga di MotoGP Misano setelah hampir menabrak pembalap di depannya. Pembalap Red Bull KTM itu mengaku sempat ketakutan setelah ban depan motornya terkunci di Tikungan 7, memaksanya mengurangi kecepatan saat sedang mendekati duo Marquez.
Balapan akhir pekan lalu menjadi salah satu yang tersulit bagi Acosta. Sepanjang sesi latihan dan kualifikasi, ia kesulitan menemukan feeling dengan RC16, terutama di titik pengereman. Start dari posisi kesembilan, ia harus bekerja ekstra keras untuk menembus barisan depan.
Namun, perubahan besar pada setelan motor yang dilakukan tim pada Jumat malam membuahkan hasil. Acosta tampil lebih kompetitif di balapan, bahkan sempat mencatatkan lap tercepat pada lap ke-23 dari 27. Ia pun mulai mendekati Marc Marquez dan Alex Marquez yang memimpin balapan.

“Saya mengalami momen di mana ban depan terkunci di Tikungan 7. Saat itu saya langsung berpikir, 'Oke, sekarang waktunya santai sedikit',” ujar Acosta. “Saya punya jarak yang aman dengan Aldeguer di belakang, jadi posisi ketiga sudah lebih dari cukup mengingat betapa sulitnya akhir pekan ini.”
Meski hanya finis ketiga, Acosta menilai performanya di Misano lebih baik dibandingkan saat finis kedua di Aragon. “Secara keseluruhan, balapan ini jauh lebih baik daripada Aragon,” tegasnya. “Kami bertarung dengan Ducati dan Aprilia, dan itu tidak mudah.”
Dengan hasil ini, Acosta naik ke peringkat kelima klasemen sementara, melewati Ai Ogura yang cedera. Ia kini mengoleksi poin yang cukup untuk terus bersaing di grup depan, meski masih tertinggal dari para pembalap Ducati dan Aprilia.
Acosta juga akan kembali ke Misano pada 2027 mendatang, namun bukan sebagai pembalap KTM melainkan sebagai rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan Ducati. Tentu saja, pengalaman berharga di Misano ini akan menjadi bekal berharga untuk musim-musim mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!