Marco Bezzecchi tak bisa menyembunyikan emosinya usai sprint MotoGP Silverstone, Sabtu (5/7/2025). Pembalap Aprilia Racing itu finis ketiga meski dalam kondisi fisik yang jauh dari prima, dan langsung menjadi momen emosional setelah periode sulit yang ia lalui.
“Saat memeluk tim, itu ledakan emosi yang indah,” ujar Bezzecchi, yang mengawali akhir pekan dengan kekhawatiran besar. Cedera yang dideritanya saat libur musim panas masih membatasi kekuatan, bahkan ia sempat ragu mampu menuntaskan sprint yang hanya 10 lap.
“Sebelum start saya khawatir. Setelah adrenalin dua lap pertama, rasa sakit dan kelelahan datang. Empat lap sebelum finis, fisik saya drop parah,” ungkapnya.

Meski begitu, Bezzecchi bertahan dan merebut podium pertamanya sejak masa sulit. Ia tak lupa berterima kasih kepada dokter, pelatih Carlo Casabianca, Valentino Rossi, Francesco Bagnaia, rekan-rekan VR46 Academy, serta keluarga dan sahabat yang mendukungnya.
“Banyak orang luar biasa di sekelilingku. Aku sangat berterima kasih,” katanya.
Kekhawatiran justru muncul setelah kualifikasi. Bezzecchi merasa kondisinya memburuk dan tak yakin bisa balapan. Namun ia memutuskan mencoba, dan harus berjuang ekstra menghadapi degradasi ban belakang yang lebih parah dari perkiraan.
“Di latihan, penurunan performa tidak pernah sebesar itu, tapi aku juga tak pernah melahap lebih dari lima lap berturut-turut. Jadi aku tidak tahu apa yang bisa diharapkan,” jelasnya.
Menjelang balapan utama Minggu, Bezzecchi mengaku cemas. Sprint saja sudah sangat berat, apalagi grand prix dengan jarak dua kali lipat. “Aku sangat khawatir. Targetku hanya menyelesaikan balapan. Di sprint, aku sudah drop di dua-tiga lap terakhir. Semoga kecepatannya sedikit lebih rendah. Mungkin nanti aku minta Jorge (Martin) melambat di lap awal,” candanya.
Rasa sakit terutama di sisi kiri tubuh: kekuatan tubuh bagian atas dan kaki kiri berkurang, plus sensasi aneh di kaki saat menurunkan gigi. “Semuanya sakit di sisi kiri. Tubuh bagian atas lemah karena aku jarang latihan. Kaki kanan mulai terasa karena dipakai kompensasi, tapi masih lebih baik,” tuturnya.
Untuk balapan, Bezzecchi berencana memakai ban medium belakang, berharap bisa bertahan lebih lama. “Aku sudah mencobanya dan rasanya oke. Mungkin hanya membantu beberapa lap, tapi siapa tahu,” pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!