Kemenangan di Grand Prix Spanyol 2026 membuat Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 pertamanya. Pembalap Mercedes itu kini memimpin klasemen dengan keunggulan 81 poin atas rekan setimnya, George Russell. Tidak ada pembalap lain yang berada dalam jarak 100 poin dari pembalap Italia tersebut.
Antonelli, yang baru berusia 20 tahun pada Agustus 2026, tampil dominan sepanjang musim. Jika ia mampu mempertahankan performa apiknya, ia akan menjadi juara dunia F1 termuda dalam sejarah, melampaui rekor Sebastian Vettel yang berusia 23 tahun, 4 bulan, 11 hari saat meraih gelar pertamanya. Selain itu, ia juga berpotensi menjadi pembalap Italia pertama yang meraih gelar juara dunia sejak Alberto Ascari pada 1953.
Dengan sembilan balapan tersisa, masing-masing menyediakan 25 poin, total poin maksimal yang masih bisa diraih adalah 225 poin. Ditambah dengan 8 poin dari sprint race di Singapura, totalnya menjadi 233 poin. Dengan keunggulan 81 poin, Antonelli membutuhkan tambahan 152 poin untuk memastikan gelar. Jika skenario ini terjadi, ia akan mengunci gelar di Grand Prix Sao Paulo, dengan tiga balapan tersisa yang menyediakan 75 poin.

Namun, ada kemungkinan jadwal F1 2026 akan berkurang satu balapan. Grand Prix Qatar dan Abu Dhabi diperkirakan tidak akan digelar karena ketidakpastian situasi di kawasan akibat Perang Iran. Imola disebut-sebut akan menjadi tuan rumah balapan penutup musim pada 6 Desember, sehingga total balapan menjadi 23 seri.
Dengan perhitungan ulang untuk 23 balapan, setelah Grand Prix Spanyol, total poin maksimal yang tersedia dari kemenangan balapan adalah 200 poin, dan bertambah menjadi 208 poin dengan sprint race di Singapura. Artinya, dengan keunggulan 81 poin, Antonelli hanya membutuhkan 127 poin tambahan untuk memastikan gelar. Dalam skenario ini, ia diproyeksikan meraih gelar di Grand Prix Mexico City pada 1 November 2026, saat usianya 20 tahun, 2 bulan, 8 hari.
Perjalanan Antonelli musim ini memang luar biasa. Ia berhasil mengalahkan para pembalap top lainnya dan konsisten finis di posisi terdepan. Dengan sisa balapan yang ada, ia memiliki peluang besar untuk mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai juara dunia termuda. Tentu saja, segalanya masih bisa berubah, tetapi keunggulan poin yang dimilikinya saat ini membuat posisinya sangat kuat.
Kita tunggu saja apakah Antonelli benar-benar bisa mengunci gelar di Mexico City atau mungkin lebih cepat. Yang jelas, Mercedes tampaknya telah menemukan permata baru yang siap mengukir sejarah.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!