Advertisement Sportrik
15s

Alex Marquez: Posisi Runner-Up MotoGP 2025 'Lebih Penting Bagi Orang Lain Daripada Saya'

Alex Marquez: Posisi Runner-Up MotoGP 2025 'Lebih Penting Bagi Orang Lain Daripada Saya'
Alex Marquez © GettyImages

MotoGP, Sportrik Media – Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Alex Marquez, menyatakan bahwa posisi runner-up klasemen MotoGP 2025 lebih bermakna bagi publik daripada dirinya sendiri. Ia menganggap pencapaian ini setara dengan gelar juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, meski diakui sebagai konfirmasi talenta di kelas premier.

 

Musim 2025 menjadi tahun terbaik Alex Marquez di MotoGP. Mengendarai Ducati GP24 satu tahun lebih tua di tim satelit Gresini Racing, ia meraup tiga kemenangan grand prix plus podium konsisten. Performa ini menjadikannya penantang utama kakaknya, Marc Marquez, yang merebut gelar juara dunia bersama Ducati Lenovo Team.

Marc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026
Baca JugaMarc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026

Hasil ini menciptakan sejarah keluarga Marquez dengan posisi 1-2 di klasemen akhir, pertama dalam MotoGP. Selain itu, Gresini Racing mencetak empat kemenangan grand prix, termasuk trionfo perdana rookie Fermin Aldeguer di Grand Prix Indonesia.

 

Namun, Alex Marquez menegaskan nilai pribadi gelar kelas bawah tetap sama. Tahun-tahun sulit di Honda justru membangun fondasi comeback ini.

ADVERTISEMENT

“Bagi saya, tidak. Bagi saya, ini setara [dengan gelar Moto3 2014 dan Moto2 2019],” katanya di akhir musim 2025.

“Tapi benar, ketika Anda di depan di MotoGP, Anda mengonfirmasi talenta. Bagi orang-orang, Anda harus di sana untuk membuktikan talenta dan kemampuan di MotoGP.

“Tahun-tahun dengan Honda sangat penting, tahun sulit itu. Saat bergabung dengan Gresini, bagus tapi tahun lalu tidak. Jadi, mengonfirmasi kami bisa cepat dan menjadi pembalap top MotoGP, itu sangat penting.”

Performa impresif Alex Marquez pada mesin lama mendorong Ducati memberikan upgrade factory-spec GP26 untuk 2026, setara dengan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Ia tetap di BK8 Gresini Racing MotoGP, penghargaan atas konsistensi termasuk 21 podium sepanjang 2025.

 

ADVERTISEMENT

Analisis mendalam memperlihatkan musim ini bukan keberuntungan semata. Konsistensi Alex Marquez sering mengalahkan pembalap factory, membuktikan kemampuan maksimalisasi paket. Dibanding Pedro Acosta atau Francesco Bagnaia, ia jaga momentum paruh kedua meski update terbatas.

Transisi 2026 bawa ekspektasi tinggi. Dengan mesin factory, Alex Marquez potensial tantang lebih sengit di persaingan internal Ducati. Ia tetap fokus proses, bukan hanya hasil.

 

Pencapaian ini kokohkan Alex Marquez sebagai pembalap world-class, lepas bayang kakaknya. Musim depan uji potensi penuh di puncak.

Kunjungi Sportrik.com untuk analisis MotoGP terkini.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU