SPONSORED

Verstappen Uji Sirkuit Madrid, Tabrak Banyak Barrier

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Verstappen Uji Sirkuit Madrid, Tabrak Banyak Barrier
TO NEWS OVERVIEW
Verstappen didn't have the best first experience of the Madring © XPB Images

Max Verstappen menjajal pertama kali sirkuit Madring, venue baru Grand Prix Spanyol, melalui simulator. Pebalap Red Bull itu mengungkapkan bahwa lintasan tersebut sangat menantang, dengan banyaknya insiden tabrakan yang ia alami.

Sirkuit Madring menggantikan Barcelona sebagai tuan rumah GP Spanyol tahun ini, sementara balapan di Barcelona secara resmi disebut Barcelona-Catalunya Grand Prix. Lintasan baru ini diperkirakan akan sering memicu bendera merah dan safety car, setelah tes F3 baru-baru ini mencatat 19 periode bendera merah dalam dua hari. Meskipun dilakukan oleh pembalap junior, angka tersebut tetap mengkhawatirkan.

Kepala Williams, James Vowles, menggambarkan sirkuit ini sebagai "pembunuh mobil", dengan dinding dekat dan kecepatan tinggi di beberapa seksi menjadi perhatian utama. Layoutnya disebut-sebut mirip kombinasi Monaco dan Jeddah.

McLaren Tunda H-Wing di F1 Spanyol, Fokus Sirkuit Madrid
Baca JugaMcLaren Tunda H-Wing di F1 Spanyol, Fokus Sirkuit Madrid

Untuk menyelesaikan satu lap pertamanya, Verstappen menggunakan konsol game dengan pad, bukan setir. Berdasarkan rekaman, hampir tidak ada dinding atau area run-off yang tidak ia coba. Dalam video yang dirilis Red Bull, Verstappen menyimpulkan, "Jika saya melakukan satu lap lagi, itu akan baik-baik saja. Menantang. Saya telah menabrak begitu banyak pembatas, luar biasa. Saya pikir dengan setir, akan lebih terkendali. Saya harap begitu."

ADVERTISEMENT

Komentar ini muncul setelah beberapa seruan "whoa!", "tidak, tidak, tidak, tidak, tidak!", dan variasi lainnya. Meskipun sirkuit jalanan belum memberikan hasil terbaik bagi Verstappen musim ini, ia berhasil meraih podium pertamanya tahun ini di Grand Prix Kanada, di trek yang mungkin paling mirip dengan Madring, dengan campuran seksi kecepatan tinggi dan teknis.

Namun, jika kecepatan puncak menjadi faktor penentu, akhir pekan Spanyol bisa menjadi ujian berat bagi Verstappen dan rekan setimnya, Liam Lawson, yang kembali menggantikan Isack Hadjar yang cedera.

Dengan karakteristik sirkuit yang menuntut presisi tinggi, persiapan matang dan adaptasi cepat akan menjadi kunci bagi semua tim. Verstappen dan Red Bull harus memanfaatkan setiap sesi latihan untuk memahami batas lintasan dan mencari setup ideal. Jika tidak, mereka bisa kesulitan bersaing di depan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU