SPONSORED

Veda Pratama Jadi Magnet Bursa Transfer Moto3 2027

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Veda Pratama Jadi Magnet Bursa Transfer Moto3 2027
TO NEWS OVERVIEW
© Red Bull Content Pool

Veda Ega Pratama tengah menjadi perbincangan hangat di paddock Moto3 menjelang musim 2027. Pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu sukses mencuri perhatian lewat performa impresifnya di musim debut bersama Honda Team Asia, dan namanya pun mulai dikaitkan dengan sejumlah tim lain. Meski belum ada pengumuman resmi, bursa transfer tampaknya mulai memanas.

Kiprah Veda di ajang grand prix memang layak diapresiasi. Sebelum menembus Moto3, ia menjuarai Idemitsu Asia Talent Cup 2023 dan menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Berkat konsistensinya itu, Honda Team Asia memberinya kursi balap pada 2026—sebuah kepercayaan yang langsung ia bayar lunas dengan sejarah manis.

Di GP Thailand, Veda memulai dari pole dan finis kelima. Satu seri berselang, di GP Brasil, ia naik podium ketiga. Itu adalah podium perdana bagi pembalap Indonesia di ajang grand prix prototipe—sebuah pencapaian yang tidak hanya membuat bangga negeri sendiri, tetapi juga memberi sinyal kuat ke pasar pembalap bahwa ia adalah talenta yang patut diperhitungkan.

Veda Pratama Mulai Tertekan di Puncak Klasemen Moto3 2026?
Baca JugaVeda Pratama Mulai Tertekan di Puncak Klasemen Moto3 2026?
Veda Pratama © Red Bull Content Pool

Kini, dengan musim 2026 yang masih berjalan, rumor mulai berhembus. Pengamat MotoGP Hendry Wibowo sempat menyebut bahwa Veda bisa bertahan di Honda Team Asia musim depan. Namun, kabar lain mengaitkan namanya dengan tim Jerman, Liqui Moly Dynavolt Intact GP, yang kabarnya mencari pengganti David Almansa. Bahkan, ada klaim nilai kontrak mencapai Rp28 miliar, meski semua itu belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak mana pun.

ADVERTISEMENT

Penting untuk memisahkan fakta dari spekulasi. Yang jelas, Honda Team Asia secara resmi menunjuk Veda untuk musim 2026, dan program pembinaan talenta Asia mereka memang dirancang untuk mengorbitkan pembalap muda. Keputusan Veda untuk bertahan atau pindah akan sangat menentukan arah kariernya ke depan.

Jika bertahan, ia bisa melanjutkan proyek yang sudah terbukti berhasil membawanya ke podium. Jika pindah, ia akan menghadapi lingkungan kompetitif yang baru—sebuah tantangan yang bisa semakin mengasah kemampuannya. Apapun pilihannya, langkah Veda selanjutnya akan menjadi salah satu cerita menarik di musim 2027.

Untuk saat ini, fokus Veda tetap pada sisa musim Moto3 2026. Setelah mencatat sejarah di tahun perdananya, performa di seri-seri berikutnya akan menjadi penentu utama ketika pasar pembalap mulai bergerak menuju musim depan. Para penggemar tentu berharap ia terus bersinar, di tim mana pun ia berada.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU