Formula 1, Sportrik Media - Valtteri Bottas dipastikan tidak akan menjalani penalti turun lima posisi grid pada Grand Prix Australia Formula 1 2026 setelah perubahan regulasi membuat hukuman yang dibawanya dari musim 2024 otomatis tidak berlaku.
Pembalap asal Finlandia itu kembali ke Formula 1 musim ini bersama tim baru Cadillac yang menjalani musim debutnya sebagai konstruktor di kejuaraan dunia. Balapan di Melbourne juga menjadi start grand prix pertama Bottas dalam sekitar 15 bulan sejak terakhir tampil pada akhir musim 2024.
Sebelumnya Bottas diperkirakan harus menjalani penalti grid akibat insiden pada Grand Prix Abu Dhabi 2024. Dalam balapan tersebut ia menerima dua penalti waktu setelah terlibat tabrakan dengan pembalap yang kini menjadi rekan setimnya, Sergio Perez, serta pembalap Haas yaitu Kevin Magnussen.

Karena Bottas gagal finis di Yas Marina, penalti tersebut tidak dapat dijalankan selama balapan berlangsung. Berdasarkan aturan sebelumnya, hukuman itu kemudian diubah menjadi penalti turun lima posisi pada balapan berikutnya yang ia ikuti di Formula 1.
Namun Bottas mengungkapkan bahwa perubahan regulasi untuk musim 2026 membuat penalti tersebut tidak lagi berlaku.
“Senang rasanya kembali ke Melbourne di paddock untuk balapan pertama musim 2026.”
“Dan ada kabar baik. Anda tahu penalti turun lima posisi grid saya? Itu sudah hilang. Dengan regulasi baru, penalti itu tidak berlaku lagi. Kabar yang sangat menyenangkan.”
Sementara itu FIA masih dimintai klarifikasi terkait detail regulasi yang menyebabkan penalti tersebut dihapus. Jika keputusan ini dipastikan secara resmi, Bottas akan memulai musim debut Cadillac di Formula 1 tanpa hukuman grid pada akhir pekan pembuka di Melbourne.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!