Formula E, Sportrik Media – Sébastien Buemi mengamankan pole position Mexico City E-Prix di Autódromo Hermanos Rodríguez setelah sebuah lap penentu rivalnya dibatalkan, mengakhiri sesi kualifikasi yang penuh ketegangan dalam Formula E musim terbaru.
Pembalap Envision Racing itu kembali menunjukkan kekuatan khasnya di fase duel, di mana ia berulang kali menutup kekurangan di sektor pertama dengan performa luar biasa di sektor kedua. Pola ini membuatnya mampu membalikkan keadaan dalam hampir setiap head-to-head yang ia jalani sepanjang kualifikasi.
Di final, Taylor Barnard sempat berada di jalur menuju pole setelah mencatat sektor satu dan dua terbaik, namun kesalahan di tikungan terakhir membuat mobilnya keluar lintasan. Lap tersebut kemudian dihapus oleh pengawas balap, menyerahkan keunggulan kepada Buemi yang tetap berada dalam batas lintasan.
Perjalanan Barnard menuju final juga patut dicatat, setelah ia menyingkirkan Nico Müller dari Porsche di perempat final dan kemudian mengalahkan Edoardo Mortara dari Mahindra Racing di semifinal. Sementara itu, Buemi harus melewati Oliver Rowland di perempat final sebelum mengungguli Mitch Evans dari Jaguar TCS Racing di semifinal.
Kualifikasi dimulai dengan kondisi lintasan yang relatif sejuk pada pagi hari. Di Grup A, pemimpin awal kejuaraan Jake Dennis, yang memimpin latihan bebas pertama, kembali menunjukkan kecepatan dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 06,492. Ia melaju ke fase duel bersama Müller, Barnard, dan Mortara, sementara Nyck de Vries harus tersingkir lebih awal.
Grup B menghadirkan persaingan ketat antara Buemi dan Pascal Wehrlein, yang datang dengan dua pole berturut-turut di Meksiko. Namun Wehrlein gagal melanjutkan tren itu setelah hanya finis keenam di grupnya, sementara Buemi tampil dominan dengan catatan 1 menit 06,328, waktu tercepat di fase grup. Dan Ticktum dan Evans juga melaju ke duel, sedangkan rookie Pepe Martí berada di posisi terakhir dan tetap harus start dari belakang karena penalti grid dari seri pembuka musim.
Dengan pole ini, Buemi memberikan dorongan besar bagi Envision Racing setelah kualifikasi sulit bagi Porsche, yang gagal menempatkan satu pun dari enam mobilnya di fase semifinal. Hasil ini bukan hanya menentukan posisi start di Mexico City, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat dalam perebutan momentum awal musim Formula E, sebuah dinamika yang terus dipantau secara mendalam oleh Sportrik Media di https://sportrik.com.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!