Pembalap Mercedes, George Russell, menarik perhatian dengan komentar jenaka menjelang Grand Prix Kanada setelah mengamankan posisi start di samping Max Verstappen. Dalam analisis eksklusif SPORTRIK berdasarkan data resmi F1, Russell menyindir rivalnya dengan menyebut masih memiliki “ruang” di super licence-nya untuk aksi agresif di tikungan pertama. Bagaimana pernyataan ini memengaruhi dinamika balapan?
Russell mencatatkan pole position di kualifikasi Sabtu, 14 Juni 2025, di Circuit Gilles Villeneuve, menempatkannya di sisi kiri Verstappen yang start dari P2. Kontradiksi mereka di Barcelona dua pekan lalu, yang melibatkan insiden senggolan, masih segar di ingatan. Menurut pernyataan resmi F1, Russell mengungkapkan, “Saya punya beberapa poin lagi di lisensi saya untuk dimainkan, jadi mari kita lihat saja nanti,” menunjukkan sikap santai namun penuh tantangan.

Komentar ini muncul setelah persaingan sengit di GP Spanyol, di mana Verstappen menerima penalti 10 detik dan tiga poin penalti akibat manuver kontroversial melawan Russell. Saat ini, Verstappen memiliki 10 poin penalti dalam 12 bulan terakhir, mendekati batas 12 poin untuk skorsing balapan. Russell, dengan poin lebih sedikit, tampaknya menggunakan humor untuk menegaskan keberaniannya, meskipun risiko tabrakan tetap ada di start.
Start di samping Verstappen menjanjikan duel menarik, terutama di tikungan pertama Circuit Gilles Villeneuve yang sempit. Meski Verstappen menyatakan lebih memilih P1, tekanan pada Russell meningkat untuk mempertahankan posisi tanpa insiden. Karena tensi dari insiden sebelumnya, penggemar dan analis memperkirakan strategi defensif dari kedua pembalap, dengan fokus pada manajemen risiko.
Balapan ini menjadi ujian bagi Russell untuk mengubah pole menjadi kemenangan perdana musim ini, sementara Verstappen berusaha mempertahankan konsistensinya di puncak klasemen. Dukungan teknis Mercedes dan respons Red Bull akan krusial.
Ikuti perkembangan terbaru di SPORTRIK, termasuk update MotoGP, WRC, dan WSBK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
George Russell
Mercedes
|
51 |
|
2
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
47 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
34 |
|
4
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
33 |
|
5
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
15 |
|
7
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
9 |
|
8
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
8 |
|
9
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
8 |
|
10
|
|
Arvid Lindblad
Racing Bulls
|
4 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Ancaman hujan di GP Jepang 2026 berkurang, menghindarkan pembalap F1 dari debut mobil baru 2026 di kondisi basah di Suzuka.
Toto Wolff ungkap Mercedes nyaris alami bencana di awal dominan F1 2026 meski raih hasil sempurna bersama Russell dan Antonelli.
Kimi Antonelli diragukan mampu lawan George Russell dalam perebutan gelar F1 2026 bersama Mercedes menurut analisis James Hinchcliffe.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!