MotoGP, Sportrik Media - Kehadiran Valentino Rossi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (28/1), menjadi pusat perhatian paddock MotoGP setelah legenda Italia tersebut memimpin langsung sesi track day tertutup bersama para pembalap jebolan VR46 Riders Academy dalam rangkaian agenda Mandalika VR46 Experience 2026.
Rossi tidak datang sebagai figur simbolis. Sejak pagi hari, ia terlihat “mengambil alih” jalannya sesi latihan dengan peran aktif di lintasan dan paddock, memastikan setiap detail teknis berjalan sesuai rencana. Agenda ini menjadi bagian dari persiapan awal pembalap VR46 menuju musim MotoGP 2026, sekaligus mempertegas posisi Rossi sebagai figur sentral dalam pengembangan pembalap di level tertinggi.
Track Day Tertutup di Bawah Kendali Rossi
Sejumlah pembalap MotoGP papan atas tampak turun langsung ke lintasan Mandalika di bawah arahan Rossi. Nama-nama seperti Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, dan Luca Marini menjalani program latihan terstruktur yang difokuskan pada pemahaman karakter lintasan serta konsistensi ritme balap.
Rossi terlihat aktif memberikan arahan teknis sebelum dan selama sesi berlangsung. Ia membahas jalur balap ideal, titik pengereman, serta pendekatan kecepatan di sektor-sektor krusial Mandalika, terutama pada kombinasi tikungan cepat yang diikuti zona pengereman keras. Rossi juga turun langsung ke lintasan menggunakan safety car untuk memantau kondisi aspal, tingkat grip, serta kesiapan sirkuit secara menyeluruh.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi VR46 yang menempatkan pemahaman lintasan dan manajemen balapan sebagai fondasi utama performa, bukan sekadar pencarian waktu tercepat dalam satu lap.
Cuaca Mendung dan Hujan Tambah Tantangan
Kondisi cuaca menjadi faktor penting yang membentuk dinamika latihan. Sepanjang hari, kawasan Mandalika berada dalam kondisi mendung dengan hujan ringan yang turun secara sporadis. Permukaan lintasan mengalami perubahan grip dari waktu ke waktu, memaksa pembalap untuk terus menyesuaikan gaya berkendara, khususnya dalam manajemen traksi dan pengereman.
Rossi justru memanfaatkan kondisi tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran. Latihan di lintasan yang tidak sepenuhnya kering dinilai relevan dengan realitas kalender MotoGP, di mana pembalap sering kali dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak ideal. Dalam konteks ini, Mandalika menjadi sarana efektif untuk melatih sensitivitas throttle, kontrol ban belakang, serta pengambilan keputusan dalam situasi berisiko.
Mandalika sebagai Laboratorium Teknis
Dipilihnya Mandalika sebagai lokasi VR46 Experience 2026 menegaskan posisi sirkuit ini dalam peta MotoGP global. Karakter lintasan yang memadukan kecepatan tinggi, perubahan elevasi, dan sektor teknikal menjadikan Mandalika relevan sebagai laboratorium teknis, baik untuk pembalap elite maupun pengembangan talenta.
Bagi Rossi dan VR46, latihan di Mandalika menawarkan konteks balap yang berbeda dibandingkan mayoritas sirkuit Eropa. Faktor cuaca tropis dan variasi karakter tikungan menjadi alat ukur tambahan bagi kesiapan pembalap menghadapi musim yang semakin menuntut adaptasi di berbagai kondisi.
Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
Selain memimpin sesi bersama pembalap dunia, Rossi juga menjalankan agenda pembinaan yang menjadi sorotan utama kunjungannya ke Indonesia. Dalam sesi coaching clinic terpisah, Rossi memberikan pelatihan langsung kepada sejumlah pembalap muda berbakat Indonesia sebagai bagian dari kolaborasi antara VR46 dan Pertamina Enduro.
Program ini difokuskan pada penguatan dasar balap modern, disiplin latihan, serta pemahaman mentalitas kompetisi di level internasional. Rossi menekankan pentingnya konsistensi, kerja keras, dan kemampuan membaca situasi balap, nilai-nilai yang menjadi fondasi kesuksesannya selama dua dekade di MotoGP.
Kehadiran Rossi dan pembalap VR46 di Mandalika sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem MotoGP global, tidak hanya sebagai tuan rumah balapan, tetapi juga sebagai lokasi strategis untuk kegiatan pengembangan dan persiapan teknis.




Agenda Berlanjut Menuju Tes Pramusim
Rossi dijadwalkan berada di Lombok hingga 30 Januari 2026 untuk menyelesaikan seluruh rangkaian Mandalika VR46 Experience. Setelah itu, ia bersama rombongan VR46 Riders Academy akan bertolak langsung ke Malaysia untuk mengikuti tes pramusim resmi MotoGP di Sepang.
Tes tersebut akan menjadi fase krusial dalam menentukan arah persiapan teknis pembalap VR46 jelang musim 2026. Masukan dan pengawasan langsung dari Rossi diharapkan menjadi nilai tambah penting, terutama dalam menyempurnakan detail-detail kecil yang kerap menentukan hasil balapan di level tertinggi.
Dengan kondisi cuaca menantang, keterlibatan langsung legenda MotoGP, serta partisipasi pembalap kelas dunia dan talenta muda lokal, Mandalika kembali menegaskan perannya bukan sekadar sebagai venue balap, melainkan pusat aktivitas pengembangan MotoGP di kawasan Asia.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!