Yamaha Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026 Era V4

© Monster Energy Yamaha MotoGP
© Monster Energy Yamaha MotoGP

Tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP secara resmi memperkenalkan livery MotoGP 2026, menandai momen bersejarah bagi pabrikan Jepang tersebut karena untuk pertama kalinya di era MotoGP modern mereka akan turun balap dengan motor bermesin V4.

Yamaha mengumumkan dua tahun lalu bahwa mereka tengah mengembangkan proyek mesin V4 sebagai pengganti konfigurasi inline-four yang telah menjadi ciri khasnya selama era empat-tak MotoGP. Peralihan ini menjadi salah satu perubahan teknis paling signifikan dalam sejarah Yamaha di kelas premier.

 

Prototipe V4 Yamaha menjalani debut kompetitifnya musim lalu melalui wildcard, yang dikendarai oleh Augusto Fernandez di Misano. Motor tersebut berhasil mencetak satu poin pada penampilan perdananya, sebelum kembali turun lintasan dalam dua wildcard tambahan di Sepang dan Valencia pada akhir musim.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Yamaha mengonfirmasi di Valencia bahwa proyek V4 akan sepenuhnya dijalankan pada musim 2026. Keputusan ini memastikan Yamaha akan tampil dengan mesin non-inline-four untuk pertama kalinya di era MotoGP modern.

© Monster Energy Yamaha MotoGP
© Monster Energy Yamaha MotoGP
© Monster Energy Yamaha MotoGP

Peluncuran resmi musim 2026 dilakukan pada Rabu di Jakarta, Indonesia, dengan kehadiran Fabio Quartararo dan Alex Rins. Dalam acara tersebut, Yamaha menampilkan livery yang diperbarui secara halus pada motor M1 V4 pabrikan, mempertahankan identitas visual utama sambil menegaskan dimulainya babak teknis baru.

 

Yamaha akan mempertahankan susunan pembalap yang sama untuk musim 2026. Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, dan Rins sama-sama memasuki tahun terakhir dari kontrak mereka saat Yamaha memulai fase transisi penting ini.

Quartararo menutup musim 2025 di posisi kesembilan klasemen pembalap, sekaligus mempersembahkan podium grand prix pertama Yamaha dalam dua tahun terakhir lewat finis ketiga di Jerez. Ia juga mencatat lima pole position dan sempat memimpin balapan di Silverstone sebelum terpaksa mundur akibat kegagalan perangkat ride-height.

 

Pembalap Prancis tersebut mengakhiri musim dengan 201 poin. Sementara itu, Rins menjalani musim yang lebih sulit dan finis di posisi ke-19 klasemen akhir dengan raihan 68 poin, hasil terbaiknya adalah posisi ketujuh di Phillip Island.

 

Meski demikian, Yamaha secara terbuka menurunkan ekspektasi untuk awal musim 2026. Pabrikan mengakui bahwa paket mesin dan sasis V4 masih berada dalam tahap pengembangan dan belum ditargetkan langsung untuk bersaing memperebutkan kemenangan balapan.

Namun, Yamaha memasuki musim 2026 sebagai satu-satunya pabrikan yang berada di peringkat konsesi D. Status tersebut memberi keleluasaan teknis penuh, termasuk pengembangan mesin sepanjang musim dan kesempatan pengujian tambahan bersama pembalap utama, yang akan dimanfaatkan untuk mempercepat kemajuan proyek V4.

 

Peluncuran di Jakarta menegaskan besarnya reset teknis yang tengah dilakukan Yamaha serta sifat jangka panjang dari proyek ini. Meski hasil instan belum menjadi target utama, musim MotoGP 2026 akan menjadi fondasi krusial bagi Yamaha dalam upayanya kembali kompetitif menjelang siklus regulasi berikutnya.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG