Tim Red Bull Racing secara resmi mengamankan jasa veteran Ferrari, Gino Rosato, sebagai konsultan freelance dengan pemberlakuan segera. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat struktur teknis dan operasional tim di Milton Keynes, di mana Rosato dijadwalkan akan hadir dalam delapan hingga sepuluh seri Grand Prix, termasuk kehadirannya pada seri Kanada akhir pekan ini.
Rosato membawa rekam jejak yang sangat panjang setelah menghabiskan hampir tiga dekade di Maranello sejak pertengahan 1990-an hingga 2023. Pengalaman kerjanya yang erat dengan Michael Schumacher serta hubungan personal yang kuat dengan Kimi Raikkonen memberikan nilai tambah dalam hal manajemen performa pembalap dan optimalisasi operasional tim. Kehadirannya dipandang sebagai langkah untuk menyuntikkan pengetahuan institusional dari era kejayaan Ferrari ke dalam sistem internal Red Bull.
Selain aspek profesional, perekrutan Rosato memiliki dimensi strategis melalui hubungan personal yang mendalam dengan Max Verstappen dan ayahnya, Jos Verstappen. Koneksi yang kuat di dalam paddock ini diharapkan dapat memperlancar komunikasi teknis dan psikologis antara manajemen tim dengan pembalap utama, terutama dalam periode transisi organisasi yang sedang berlangsung.

Langkah ini menjadi respons kritis bagi Red Bull setelah periode turbulensi yang menyebabkan keluarnya sejumlah figur kunci. Kepergian Adrian Newey pada 2024, bersama dengan Jonathan Wheatley, Christian Horner, dan Helmut Marko, telah meninggalkan celah besar dalam struktur kepemimpinan teknis dan sporting. Rekrutmen konsultan eksternal seperti Rosato merupakan strategi mitigasi risiko untuk menjaga stabilitas operasional saat tim melakukan restrukturisasi.
Upaya rebuild infrastruktur ini juga dibarengi dengan penunjukan posisi strategis baru di internal tim. Red Bull telah mengonfirmasi Ben Waterhouse sebagai chief performance and design engineer, serta Andrea Landi yang mengisi posisi head of performance. Penataan ulang ini bertujuan untuk mengintegrasikan kembali alur kerja antara departemen desain dan eksekusi di lintasan agar tetap kompetitif menghadapi rival utama.
Meskipun Rosato bergabung dengan status freelance dan tidak menggunakan seragam tim secara penuh, perannya sebagai konsultan akan berfokus pada evaluasi efisiensi operasional selama akhir pekan balapan. Integrasi pengalaman dari manajemen Ferrari diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam mengelola tekanan teknis dan strategi race, guna memastikan proses transisi manajemen tim tidak mengganggu performa kendaraan di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!