SPONSORED

Red Bull Akui Mobilnya Bermasalah, Upgrade Baru Jadi Harapan Verstappen

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
Red Bull Akui Mobilnya Bermasalah, Upgrade Baru Jadi Harapan Verstappen TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Red Bull Racing akhirnya mengakui masih memiliki kelemahan besar pada mobil RB21 setelah awal musim Formula 1 2026 berjalan jauh dari ekspektasi. Technical Director Red Bull, Pierre Wache, menyebut paket upgrade yang diperkenalkan di Miami mulai memberikan hasil positif, tetapi juga membuka sejumlah masalah mendasar yang sebelumnya belum sepenuhnya terlihat.

Tim asal Milton Keynes datang ke musim 2026 dengan target mempertahankan posisi di barisan terdepan Formula 1. Namun kenyataannya, Red Bull justru kehilangan daya saing secara signifikan dibanding rival utama seperti Mercedes, Ferrari, dan McLaren. Hingga empat seri pertama musim ini, Red Bull bahkan belum mampu bersaing untuk podium secara reguler.

Hasil terbaik tim sejauh ini hanya posisi kelima yang diraih Max Verstappen di GP Miami. Meski hasil tersebut masih jauh dari standar dominasi Red Bull dalam beberapa musim terakhir, internal tim justru melihat akhir pekan Miami sebagai titik balik penting setelah paket upgrade terbaru mulai menunjukkan korelasi data yang positif.

Jadwal Lengkap Formula 1 GP Kanada 2026
Baca JugaJadwal Lengkap Formula 1 GP Kanada 2026

"Miami menjadi langkah maju yang jelas bagi kami. Paket upgrade memberikan peningkatan performa yang cukup menjanjikan dan membantu mengatasi beberapa area penting pada mobil," ujar Wache.

ADVERTISEMENT

"Pada saat yang sama, upgrade itu juga memperlihatkan kelemahan mobil serta area yang masih harus kami tingkatkan untuk memaksimalkan performa keseluruhan."

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa masalah utama Red Bull kemungkinan bukan hanya soal kurangnya downforce murni, tetapi lebih kompleks pada keseimbangan karakter mobil. Dalam beberapa balapan awal musim, RB21 terlihat mengalami kesulitan pada stabilitas rear-end dan konsistensi performa ban, terutama saat memasuki fase long run dan perubahan grip lintasan.

Upgrade Miami diyakini difokuskan untuk memperbaiki efisiensi aerodinamika bagian bawah mobil sekaligus meningkatkan stabilitas airflow menuju diffuser belakang. Namun fakta bahwa Red Bull masih belum mampu kembali ke perebutan podium menunjukkan gap performa terhadap Mercedes dan Ferrari belum berhasil dipangkas secara signifikan.

ADVERTISEMENT

GP Kanada akhir pekan ini dipandang menjadi ujian penting berikutnya bagi paket baru RB21. Karakter Circuit Gilles-Villeneuve yang mengandalkan pengereman keras, traksi keluar tikungan lambat, dan efisiensi top speed akan memberikan validasi berbeda dibanding Miami. Red Bull juga mengonfirmasi akan membawa pembaruan minor tambahan untuk terus mengejar perkembangan performa.

"Kanada akan menjadi tes penting berikutnya untuk paket ini bersama beberapa update kecil tambahan akhir pekan ini. Sangat positif melihat kerja keras tim mulai terlihat di lintasan dan kami berharap pengembangan mobil terus berkembang memasuki seri Eropa," kata Wache.

Tekanan terhadap Red Bull kini semakin besar karena regulasi Formula 1 saat ini membuat pengembangan musim berjalan jauh lebih sensitif dibanding era dominasi mereka sebelumnya. Dengan rival terus membawa upgrade agresif hampir di setiap balapan, Red Bull tidak lagi memiliki margin performa besar seperti beberapa musim terakhir.

ADVERTISEMENT

Bagi Verstappen, perkembangan RB21 dalam beberapa seri berikutnya dapat menjadi faktor krusial dalam menjaga peluang perebutan gelar dunia. Jika paket upgrade baru gagal benar-benar menutup gap terhadap rival, Red Bull berisiko semakin tertinggal sebelum kalender Formula 1 memasuki fase Eropa yang biasanya menjadi periode paling agresif dalam perang pengembangan teknis.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU