Fabio Quartararo harus menerima kenyataan pahit di Grand Prix Inggris. Fabio Quartararo dijatuhi penalti 16 detik setelah balapan MotoGP Silverstone, Minggu. Hukuman ini membuatnya kehilangan posisi ke-12 yang sempat diraihnya sebagai pembalap Yamaha terbaik.
Keputusan diambil setelah FIM MotoGP Stewards menemukan pelanggaran teknis terkait data tekanan ban. Menurut keterangan resmi, data tekanan ban Quartararo tidak terkirim dengan benar selama balapan berlangsung.
Setelah balapan usai, motor Quartararo dipanggil ke Technical Control untuk inspeksi. Hasilnya, receiver di motor tidak dikonfigurasi dengan benar untuk menerima data tekanan ban dari sensor ban depan. ID sensor tidak tercatat dalam database receiver, sehingga tidak ada data ban depan yang terekam selama balapan.

Akibatnya, Quartararo menerima hukuman yang sama seperti pembalap yang gagal memenuhi tekanan ban minimum yang ditentukan. Stewards menegaskan bahwa penggunaan Tyre Air Pressure Sensors (TAPS) di semua roda, depan dan belakang, adalah wajib di kelas MotoGP, termasuk pencatatan data TAPS setiap saat.
Penalti ini membuat Quartararo turun ke posisi ke-16 atau terakhir, sehingga ia pulang tanpa poin dari Silverstone. Ini menjadi pukulan telak bagi pembalap Prancis yang tahun lalu memimpin balapan Inggris sebelum akhirnya mundur.
Kegagalan teknis ini menambah daftar panjang kekecewaan Yamaha di musim 2026. Performa Quartararo yang mulai membaik di beberapa seri terakhir kini tercoreng oleh insiden yang seharusnya bisa dihindari. Tim Yamaha dipastikan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Dengan hasil ini, posisi Quartararo di klasemen sementara semakin terancam. Ia harus segera bangkit pada seri berikutnya untuk menjaga peluang bersaing di papan tengah. Insiden ini juga menjadi pengingat betapa pentingnya detail teknis dalam dunia balap MotoGP.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!