Lewis Hamilton kembali menyoroti celah performa Ferrari yang jarang dibahas publik: manajemen ban. Pembalap Inggris itu menilai tim bisa berbuat lebih baik di area yang menurutnya sangat krusial.
Musim 2026 belum berjalan mulus bagi Ferrari. Di Madrid, Hamilton harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah rem, sementara Charles Leclerc finis keempat dan Andrea Kimi Antonelli membawa Mercedes meraih kemenangan. Alhasil, jarak Ferrari dengan Mercedes di klasemen semakin melebar.
Hamilton memang getol menuntut perbaikan dari semua lini. Kemenangan di Barcelona awal musim menjadi modal, tetapi ia ingin Maranello tampil konsisten. Jelang GP Azerbaijan, ia mengungkapkan hasil diskusinya dengan para engineer. "Saya berbicara dengan engineer, membahas apa yang sudah baik dan area di mana kami membuat kesalahan atau melewatkan sesuatu," ujarnya.


SF-26 dikenal punya sasis kompetitif di banyak sirkuit, tetapi tersandung oleh power unit yang kurang bertenaga dibanding Mercedes. Meski begitu, ketika ditanya apakah itu area utama yang harus dikejar, Hamilton justru menunjuk aspek lain.
"Saya pikir ketika orang menonton, mereka mungkin tidak berpikir terlalu dalam tentang ban," katanya. "Dan menurut saya ban adalah hal yang memberikan performa besar, percaya atau tidak. Itu ilmu tersendiri, jadi saya pikir itu area yang bisa kami perbaiki dan bisa memberikan cukup banyak performa."
Pernyataan ini menyoroti pentingnya pemahaman ban di era regulasi 2026 yang masih baru. Tim yang mampu mengelola suhu dan degradasi ban dengan baik akan punya keunggulan besar, terutama di sirkuit jalan raya seperti Baku.
Ferrari jelas tidak bisa hanya mengandalkan sasis. Dengan Mercedes yang tampil kuat, mereka perlu segera menemukan solusi. Hamilton pun berharap perbaikan di area ban bisa segera terasa, dimulai dari Azerbaijan akhir pekan ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!