Joan Mir Putuskan Tinggalkan Honda Setelah Barcelona
16 May, 23:09 WIBJorge Martin Akui Kesalahan di Tengah Kekacauan Barcelona
16 May, 23:08 WIBTrackhouse Resmi Lepas Davide Brivio di Akhir 2026
16 May, 23:05 WIBAcosta Pimpin Grid MotoGP Catalunya 2026
16 May, 23:03 WIBAlex Marquez Masuk Elite Pemenang Sprint MotoGP
16 May, 23:01 WIB
Joan Mir Putuskan Tinggalkan Honda Setelah Barcelona
23:09, 16 May 2026 WIBJorge Martin Akui Kesalahan di Tengah Kekacauan Barcelona
23:08, 16 May 2026 WIBTrackhouse Resmi Lepas Davide Brivio di Akhir 2026
23:05, 16 May 2026 WIBAcosta Pimpin Grid MotoGP Catalunya 2026
23:03, 16 May 2026 WIBAlex Marquez Masuk Elite Pemenang Sprint MotoGP
23:01, 16 May 2026 WIB
Memasuki era regulasi teknis baru pada tahun 2026, Oscar Piastri telah memantapkan dirinya sebagai salah satu pembalap elite di grid Formula 1. Melanjutkan kemitraan jangka panjangnya dengan McLaren bersama Lando Norris, Piastri kini bukan lagi sekadar bintang muda, melainkan penantang gelar yang matang. Dengan mobil McLaren generasi terbaru yang ditenagai unit daya Mercedes yang disesuaikan dengan regulasi hibrida 2026, Piastri sangat diandalkan oleh tim berkat ketenangannya yang luar biasa (sering dijuluki "Ice Man" generasi baru) dan kemampuannya memberikan umpan balik teknis yang presisi untuk pengembangan sasis baru.
Perjalanan Karier di Formula 1
1. Drama Kontrak dan Musim Debut yang Sensasional (2022 - 2023) Jalan Piastri menuju Formula 1 diwarnai salah satu drama bursa transfer paling heboh dalam sejarah modern (sering disebut oleh penggemar sebagai "Piasco"). Pada pertengahan 2022, tim Alpine secara sepihak mengumumkan Piastri sebagai pembalap mereka untuk tahun 2023. Namun, Piastri membantahnya secara publik karena ia telah menandatangani kontrak sah dengan McLaren untuk menggantikan Daniel Ricciardo. Debutnya pada tahun 2023 membuktikan bahwa ia sangat layak diperebutkan. Piastri mencetak musim rookie terbaik dalam lebih dari satu dekade, meraih podium di Grand Prix Jepang dan Qatar, serta secara luar biasa memenangi balapan Sprint di Qatar.
2. Kemenangan Grand Prix dan Pembuktian Diri (2024 - 2025) Tahun 2024 menjadi musim terobosan bagi pembalap Australia ini. Piastri berhasil meraih kemenangan Grand Prix perdananya di Hungaria, diikuti dengan kemenangan krusial dan taktis di sirkuit jalan raya Baku, Azerbaijan. Selama periode ini, ia terbukti mampu bersaing ketat dan bahkan sering kali mengungguli rekan setimnya yang lebih senior, Lando Norris. Piastri dikenal luas karena manajemen bannya yang brilian, pertahanan balap yang tangguh, dan ketenangannya di bawah tekanan ekstrem, yang sangat membantu McLaren kembali menjadi penantang utama gelar konstruktor.
3. Penantang Gelar di Era Baru (2026 - Sekarang) Dengan perubahan regulasi besar-besaran pada 2026, pengalaman Piastri selama tiga musim sebelumnya menjadi modal yang sangat berharga. Ia kini memimpin lini depan McLaren dalam mengeksploitasi sistem aerodinamika aktif dan regulasi mesin baru. Kematangannya di usia yang masih relatif muda membuatnya diakui sebagai salah satu aset paling berharga dan calon juara dunia masa depan di Formula 1 saat ini.
Karier Junior yang Bersejarah
Sebelum menginjakkan kaki di Formula 1, Oscar Piastri mencatatkan salah satu rekam jejak junior paling impresif dalam sejarah motorsport. Ia berhasil memenangi tiga gelar juara secara beruntun di tiga tingkatan berbeda:
Login sekarang untuk ikut berdiskusi, memberikan komentar, dan terhubung dengan penggemar balap di seluruh dunia.


