SPONSORED

Pol Espargaro: Nasib Maverick Vinales di KTM Tak Punya Akhir yang Baik

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Pol Espargaro: Nasib Maverick Vinales di KTM Tak Punya Akhir yang Baik TO NEWS OVERVIEW
Maverick Vinales, Tech3 KTM, 2026 German MotoGP © Gold and Goose

Pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, menyatakan bahwa Maverick Vinales tengah menghadapi situasi yang “tidak memiliki akhir yang baik” di tengah perjuangannya melawan cedera yang berk berkepanjangan pada 2026. Pembalap Tech3 itu dipastikan absen pada Grand Prix Inggris akhir pekan ini karena masalah pada bahu yang cedera sejak kecelakaan di Jerman Juli lalu.

Cedera tersebut telah menghantui performa Vinales sepanjang musim. Hasil buruk yang diraihnya membuat peluangnya untuk bertahan di grid semakin menipis, hingga memicu keretakan hubungan antara dirinya dan KTM. Pol Espargaro, yang akan menggantikan Vinales di Silverstone, menilai pembalap Spanyol itu berada di antara dua pilihan sulit: kembali balapan sebelum pulih atau memperpanjang masa pemulihan dan berisiko kehilangan kursi.

“Maksudku, ini cerita yang rumit karena jika kamu tidak balapan di sini, tidak ada yang melihatmu; kamu tidak punya kursi. Tetapi jika kamu kembali dengan cedera, hasilmu buruk, dan orang-orang tidak menginginkanmu karena hasil burukmu. Jadi, tidak ada akhir yang baik untuk situasi itu,” ujar Espargaro saat ditanya apakah keputusan Vinales kembali sebelum pulih telah merusak peluangnya untuk kursi 2027.

Pembalap Ducati MotoGP Akui Cedera Sikunya Lebih Serius dari Perkiraan
Baca JugaPembalap Ducati MotoGP Akui Cedera Sikunya Lebih Serius dari Perkiraan

Espargaro, yang juga pernah mengalami cedera serupa, memahami dilema Vinales. “Saat kamu cedera di olahraga ini, itu rumit karena tidak seperti olahraga kolektif seperti sepak bola. Di sini, jika kamu absen, merekamu terdevaluasi setiap hari. Jadi, saya memahami semua situasi. Saya bisa memahami Maverick memilih tinggal di rumah memikirkan kesehatannya, dan saya juga memahami dia kembali — karena saya pernah melakukannya — tetapi tidak 100 persen untuk tampil,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Espargaro yakin Vinales masih jauh lebih baik dari yang ditunjukkannya akhir-akhir ini. “Sejak cedera tahun lalu, Maverick kesulitan, dan performanya di lintasan jauh, jauh dari kemampuan sebenarnya,” tegasnya. Situasi ini menjadi ironis karena Vinales sejatinya masih dianggap sebagai salah satu pembalap berbakat di MotoGP, namun cedera telah menghancurkan musimnya.

Di sisi teknis, Espargaro mengakui situasi KTM juga tidak mudah. Ia baru saja menyelesaikan tes 850cc di Jerez dan tiba di Inggris pada Kamis dini hari. Ia harus beradaptasi dari motor 850cc dengan ban Pirelli ke motor 1000cc dengan ban Michelin. “Sejak Februari, saya tidak naik motor 1000 dengan Michelin. Saya melakukan shakedown, dan setelah itu di Sepang, kami menghentikan evolusi 1000. Jadi, ini situasi yang rumit. Kami mencoba memahami situasi Maverick saat ini, apakah dia bisa kembali atau tidak, dan kapan,” jelasnya.

Espargaro menegaskan bahwa ia hanya akan membalap satu seri di Silverstone. “Saya datang hanya untuk satu balapan di sini, balapan berikutnya kita lihat. Semoga Maverick kembali secepat mungkin,” pungkasnya. KTM kini menunggu perkembangan kondisi Vinales untuk menentukan langkah selanjutnya, sementara Espargaro menjadi pengganti sementara yang siap membantu tim.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Crash.net, situasi ini menyoroti betapa rapuhnya karier pembalap MotoGP di tengah tekanan cedera dan performa. Dengan fokus pengembangan 2027 yang sedang berjalan, KTM harus mencari solusi berkelanjutan jika Vinales absen lebih lama.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU