Pembalap VR46 Ducati, Fabio Di Giannantonio, mengungkapkan bahwa salah satu kecelakaan yang dialaminya di Grand Prix Jerman ternyata meninggalkan cedera yang lebih serius dari perkiraan awal. Pebalap asal Italia itu mengalami patah tulang siku setelah kecelakaan berat pada Minggu pagi di Sachsenring, sebelum akhirnya jatuh lagi saat balapan utama.
Di Giannantonio datang ke Silverstone dengan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya. Selain cedera siku, ia juga masih membawa cedera jari akibat insiden mengerikan yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta di balapan sebelumnya. Dalam konferensi pers di Silverstone, Kamis, ia mengakui bahwa pemulihan cederanya berjalan lambat, namun ia merasa semakin baik.
"Tangan saya sekarang lebih baik, sudah kembali normal. Ya, sudah tidak terasa aneh seperti sebelumnya, dan mulai bisa ditekuk. Siku juga ternyata sedikit lebih serius dari perkiraan setelah kecelakaan di Sachsenring pagi itu; ada retakan kecil di sana dan saya harus menunggu jahitan," ujar Di Giannantonio, yang dikutip langsung dari Crash.net.

Pebalap berusia 26 tahun itu juga menjelaskan bahwa rasa sakit dari kecelakaan pertama di Jerman membuatnya kehilangan konsentrasi pada balapan utama, yang berkontribusi pada kecelakaan keduanya. "Saya mengalami kecelakaan besar, ada rasa sakit di sana-sini. Jujur saya tidak 100% fokus, dan kesalahan kecil di balapan itu merusak seluruh balapan," tambahnya.
Menjelang GP Inggris, Di Giannantonio berada di posisi ke-? dengan selisih 24 poin dari pemimpin klasemen. Ia menargetkan bisa kembali memperebutkan podium di Silverstone, meskipun ia menyadari bahwa Aprilia mungkin memiliki keunggulan. "Saya tidak sabar untuk kembali ke lintasan. Saya merindukan MotoGP, dan dengan regulasi baru ini, saya benar-benar tidak ingin mengakhiri musim ini dengan cara seperti ini. Saya ingin terus menunggangi motor ini, dan di trek seperti ini akan luar biasa," ujarnya.
"Saya pikir Aprilia akan punya sesuatu yang lebih, tapi di semua trek yang kami lalui, mereka selalu punya sesuatu yang lebih. Tapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Saya pikir kami punya motor yang bagus juga, jadi kami akan mencoba bertarung untuk podium dan kemenangan," pungkasnya.
Dilansir dari Crash.net, kondisi fisik Di Giannantonio akan menjadi perhatian utama tim VR46 Ducati di Silverstone, mengingat ia harus berjuang melawan rasa sakit untuk bisa tampil kompetitif.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!