Pecco Bagnaia mengkhawatirkan kondisi fisiknya menjelang MotoGP Italia 2026 setelah mengaku merasakan masalah pada pergelangan tangannya usai akhir pekan berat di MotoGP Catalunya. Pembalap Ducati tersebut bahkan menyebut ada sesuatu yang “tidak berada di posisi yang tepat” setelah menjalani balapan utama dan tes resmi di Barcelona.
Bagnaia sebelumnya sempat diragukan tampil pada tes resmi hari Senin setelah mengalami pusing dan rasa sakit selama restart terakhir grand prix Catalunya. Kondisi itu muncul setelah insiden besar di Tikungan 1 yang melibatkan Johann Zarco dan Luca Marini, yang memicu restart balapan dan menciptakan situasi fisik sulit bagi sejumlah pembalap Ducati.
Pembalap Italia tersebut terlihat menggunakan ice pack pada lengan kirinya di pit box Ducati Lenovo sebelum kembali ke lintasan menggunakan motor cadangan. Meski dalam kondisi tidak ideal, Bagnaia tetap mampu menyelesaikan balapan dan awalnya finis kelima sebelum naik ke posisi ketiga setelah penalti pascabalapan untuk Ai Ogura dan Joan Mir.

"Saya merasa kesakitan dan sedikit mual. Saat mulai mengerem saya mulai merasa pusing dan itu sangat aneh di atas motor. Saya hanya mencoba bertahan sampai lap terakhir," ujar Bagnaia setelah grand prix Catalunya.
Meski kembali turun pada tes resmi Catalunya dengan menyelesaikan 23 lap dan finis kesepuluh tercepat sebelum hujan turun, Bagnaia mengungkapkan kekhawatiran baru terkait kondisi pergelangan tangannya. Ia menyebut akan menjalani pemeriksaan lanjutan setibanya di Italia untuk memastikan tidak ada cedera serius yang tersembunyi.
"Saya mungkin harus memeriksa pergelangan tangan saya lagi ketika tiba di rumah karena saya merasa ada sesuatu yang tidak berada di posisi yang tepat. Kami akan mencoba melihat kondisinya. Saya pasti akan menjalani banyak fisioterapi dan tidak berlebihan dalam latihan karena situasinya bisa memburuk," kata Bagnaia kepada Sky Italia.
Situasi tersebut menambah daftar masalah fisik yang sedang melanda kubu Ducati. Alex Marquez mengalami cedera tulang selangka dan vertebra setelah kecelakaan besar akibat menabrak KTM milik Pedro Acosta pada start awal Catalunya. Pecahan debris dari insiden itu juga mengenai tangan pemenang balapan, Fabio Di Giannantonio, yang akhirnya absen dari tes resmi hari Senin.
Di saat yang sama, juara dunia bertahan Marc Marquez juga belum kembali tampil setelah menjalani operasi bahu dan kaki beberapa waktu lalu. Artinya, Ducati kini menghadapi situasi tidak ideal dengan beberapa pembalap utamanya datang ke Mugello dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya optimal.
Kondisi Bagnaia menjadi perhatian besar karena Mugello merupakan salah satu balapan kandang terpenting bagi Ducati dalam perebutan gelar MotoGP musim ini. Selain tekanan performa, karakter sirkuit Mugello yang mengandalkan pengereman keras dan perubahan arah cepat dapat memberikan beban tambahan pada pergelangan tangan dan lengan pembalap, terutama dalam kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya.
Dengan persaingan kejuaraan yang semakin ketat dan Ducati tengah menghadapi masalah kebugaran beberapa pembalap utama, kondisi fisik Bagnaia dalam beberapa hari ke depan berpotensi menjadi faktor penting menjelang akhir pekan MotoGP Italia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!