Pascal Wehrlein mengonversi pole position menjadi kemenangan pada balapan pembuka Shanghai E-Prix 2026. Pembalap Porsche itu menguasai kondisi basah di Shanghai International Circuit untuk menjaga peluangnya dalam perebutan gelar Formula E.
Kemenangan tersebut memiliki dampak besar terhadap klasemen karena Wehrlein memangkas keunggulan Mitch Evans menjadi hanya tiga poin. Evans memulai balapan dari posisi kedua, tetapi turun hingga finis kedelapan setelah menjalani balapan yang sulit dalam kondisi lintasan basah.
Antonio Felix da Costa finis kedua untuk Jaguar, memberi tim tersebut hasil penting meski Evans kehilangan banyak poin. Jake Dennis melengkapi podium untuk Andretti setelah tampil konsisten sepanjang balapan.

Andretti juga menempatkan Felipe Drugovich di posisi keempat, menjadikan hasil tiga-empat yang kuat bagi tim tersebut. Nyck de Vries finis kelima untuk Mahindra, di depan Jean-Eric Vergne dan Joel Eriksson.
Hasil ini memperketat tekanan di papan atas klasemen. Wehrlein tidak hanya memaksimalkan pole, tetapi juga mengambil keuntungan penuh dari penurunan posisi Evans, sehingga momentum gelar kini bergerak lebih kuat ke arah Porsche.
Di sisi lain, Evans masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin klasemen, tetapi margin tiga poin membuat balapan kedua Shanghai menjadi sangat penting. Dengan kondisi cuaca yang berpotensi kembali memengaruhi strategi, pengelolaan energi, keputusan attack mode, dan kontrol ban akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah perebutan gelar berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!