SPONSORED

Porsche Juara Formula E 2025-26: Wehrlein Kampiun, Kontroversi Mengiringi

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Porsche Juara Formula E 2025-26: Wehrlein Kampiun, Kontroversi Mengiringi TO NEWS OVERVIEW
Porsche Juara Formula E 2025-26: Wehrlein Kampiun, Kontroversi Mengiringi

Setelah balapan penutup yang tampak tenang, Formula E musim 2025-26 berakhir dengan ledakan drama di 10 lap terakhir. Perintah tim klasik dan konsekuensi kontaknya membuat perebutan gelar berubah arah beberapa kali, dan akhirnya mengantar Pascal Wehrlein meraih gelar juara dunia keduanya. Namun, kemenangan ini tidak lepas dari kontroversi yang mewarnai paddock.

Porsche: Pemenang sekaligus Pecundang

Wehrlein resmi menjadi satu-satunya juara dunia ganda resmi Formula E, karena gelar Jean-Eric Vergne diraih sebelum status resmi FIA diberikan. Dengan kemenangan ini, Porsche juga mengukuhkan diri sebagai pabrikan terbaik era Gen3 setelah mengoleksi enam gelar total. Namun, cara Porsche melakukannya menuai kritik. Mereka melindungi Wehrlein dengan berbagai taktik, termasuk meminta Nico Mueller untuk menjadi penghalang bagi rival. Taktik ini memang tidak melanggar aturan, tapi di musim depan FIA akan menindak praktik semacam ini.

Keputusan Porsche untuk mengorbankan Mueller membuat tim Jaguar geram. Kemarahan itu memicu balas dendam yang justru memperkeruh hubungan antara Antonio Felix da Costa dan Wehrlein, yang sudah memburuk sejak insiden di Sao Paulo 2024. Balapan pun berlangsung dengan insiden dan manuver agresif dari kedua pembalap, yang hampir menggagalkan gelar Wehrlein dan membuat keduanya mendapat penalti untuk era Gen4.

Berapa Hadiah Juara Dunia Formula E? Ini Penjelasannya
Baca JugaBerapa Hadiah Juara Dunia Formula E? Ini Penjelasannya

Jaguar: Pecundang yang Terhormat

Jaguar datang dengan harapan besar, tetapi harus mengakui keunggulan Porsche yang bermain cerdas. Meski kalah, mereka pantas disebut sebagai pecundang yang terhormat karena mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir. Namun, kegagalan mereka memanfaatkan peluang di tengah kekacauan menjadi catatan penting menjelang musim depan.

ADVERTISEMENT

Balapan di London ini menjadi penutup yang pas untuk venue Excel yang selalu menyajikan aksi. Dengan berakhirnya musim ini, semua mata kini tertuju pada era Gen4 yang akan datang, di mana persaingan dipastikan semakin ketat dan aturan baru akan mengubah wajah Formula E.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU