SPONSORED

Pascal Wehrlein dan Antonio Felix da Costa: Permusuhan Formula E Meledak di London

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Pascal Wehrlein dan Antonio Felix da Costa: Permusuhan Formula E Meledak di London TO NEWS OVERVIEW
Pascal Wehrlein dan Antonio Felix da Costa: Permusuhan Formula E Meledak di London

Ketegangan antara Pascal Wehrlein dan Antonio Felix da Costa yang sudah lama membara akhirnya meledak di London E-Prix. Apa yang tadinya hanya persaingan sengit berubah menjadi permusuhan terbuka yang mewarnai balapan penentu gelar juara.

Di tengah upaya Wehrlein merebut gelar dunia keduanya, da Costa tampil sebagai 'tukang blokir' untuk membantu rekan setimnya di Jaguar, Mitch Evans, yang masih punya peluang tipis. Instruksi dari pit wall pun memicu pertengkaran verbal yang panas di radio masing-masing.

"Mereka hanya merasakan obat mereka sendiri. Jangan macam-macam denganku, jangan macam-macam denganku," ujar da Costa saat diminta memperlambat laju Porsche. Meski tidak terjadi kontak signifikan, duel mereka menyisakan sedikit ruang dan memuncak dengan ejekan Wehrlein sesaat sebelum finis.

Nato dan Gunther Resmi Tinggalkan Tim Formula E di Musim Gen4
Baca JugaNato dan Gunther Resmi Tinggalkan Tim Formula E di Musim Gen4

"Lihat dia, dia masih ingin bertengkar. Dasar bodoh, orang ini. Pendendam. Aku mengalahkanmu tiga tahun berturut-turut," ledek Wehrlein yang sudah memastikan gelar. Taktik da Costa sempat efektif: Evans menyalip keduanya, dan Wehrlein sempat kehilangan keunggulan poin dari Jake Dennis sebelum akhirnya terlibat insiden tiga mobil.

ADVERTISEMENT

Namun Evans kehabisan waktu untuk mengejar pemimpin lomba. Usai balapan, Wehrlein menyebut aksi da Costa sebagai "salah satu hal paling tidak sportif dan tidak adil yang pernah kulihat". Ia menambahkan, "Antonio mencoba selama 20 lap untuk menghancurkan balapanku... mencoba menghancurkan kejuaraanku."

Da Costa membalas dengan menjelaskan bahwa strateginya adalah "rasakan obat mereka sendiri" sebagai respons atas taktik Porsche yang dianggapnya curang pada balapan sebelumnya. "Mereka tidak punya hak untuk berkata apa-apa. Kami tidak melakukan apa pun yang belum mereka lakukan," tegasnya.

Perseteruan ini menambah bumbu panas di paddock Formula E. Dengan gelar sudah diamankan Wehrlein, pertanyaan besarnya adalah: apakah hubungan kedua pembalap ini bisa pulih? Atau justru akan menjadi bara yang siap meledak lagi di musim depan?

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU