Setelah 10 putaran Kejuaraan Reli Dunia (WRC) musim lalu, Sami Pajari belum pernah naik podium, tanpa kemenangan, dan hanya mengoleksi 56 poin. Kini, dalam sekejap, segalanya berubah drastis. Pebalap Finlandia itu memimpin klasemen dengan 171 poin, dua kali menang, dan tujuh podium dari delapan putaran—rekor terbaik di antara semua pebalap musim ini.
Perubahan performa Pajari memang sulit dipercaya. Dari bencana di Monte Carlo, di mana ia dua kali keluar lintasan dalam tiga hari, ia bangkit dan langsung naik podium di Swedia. Sejak itu, konsistensinya luar biasa. Ia bahkan mencatatkan sejarah dengan mempersembahkan kemenangan ke-200 bagi Finlandia di reli kandang, sekaligus menegaskan statusnya sebagai penantang gelar.
Pajari sendiri mengaku tidak tahu persis apa yang menjadi pemicu utamanya. "Itu adalah mimpi dan rencana," katanya kepada DirtFish. "Tahun ini saya merasa lebih nyaman, semuanya lebih natural. Ketika saya memutuskan untuk mendorong, hasilnya berhasil," tambahnya. Pengalaman setahun penuh bersama Toyota GR Yaris Rally1 jelas membantu, tetapi faktor mental juga berperan besar.

Mampukah Pajari menggantikan Kalle Rovanpera sebagai juara dunia berikutnya dari Finlandia? Pertanyaan itu menggantung, tetapi dengan performa seperti ini, ia jelas layak diperhitungkan. Musim masih panjang, dan Pajari baru saja menunjukkan bahwa ia bisa bersaing di level tertinggi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!