SPONSORED

Bearman Menangis Usai Mengendarai Lotus 97T Milik Senna: Momen Sangat Mengharukan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bearman Menangis Usai Mengendarai Lotus 97T Milik Senna: Momen Sangat Mengharukan TO NEWS OVERVIEW
Bearman Menangis Usai Mengendarai Lotus 97T Milik Senna: Momen Sangat Mengharukan

Pembalap Haas F1, Oliver Bearman, mengungkapkan bahwa ia menangis setelah mengendarai Lotus 97T yang menjadi saksi kemenangan pertama Ayrton Senna di Grand Prix pada 1985. Momen itu terjadi di Sirkuit Silverstone, dan Bearman menyebutnya sebagai salah satu hari terbaik dalam hidupnya.

Dalam wawancara terbaru di podcast F1 Beyond The Grid, Bearman menceritakan pengalaman tak terlupakan itu secara mendetail. Ia mengendarai sasis asli yang digunakan Senna untuk meraih kemenangan pertamanya di Formula 1. Padahal, Bearman lahir satu dekade setelah tragedi kematian Senna di Imola 1994.

“Saya pikir itu campuran dari banyak hal. Yang terpenting, ini adalah sasis yang sama persis dengan yang dipakai Ayrton untuk memenangkan balapan pertamanya,” kata Bearman. “Bagi saya, Ayrton Senna adalah sosok yang dianggap terbaik oleh semua orang. Hari itu sangat emosional, apalagi saya berbagi momen dengan ayah dan pacar saya, serta mekanik asli Senna yang merawat mobil itu.”

Liam Lawson Ungkap Target Pribadi untuk Paruh Kedua F1 2026
Baca JugaLiam Lawson Ungkap Target Pribadi untuk Paruh Kedua F1 2026

Bearman mengaku sudah tahu bahwa ia akan sangat emosional. “Begitu manajer saya memberi tahu rencana ini sebulan sebelumnya, saya tahu hari itu akan sangat berkesan. Mengendarai mobil itu adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya, dan emosi itu benar-benar meluap setelahnya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ada cerita menarik di balik sesi tersebut. Bearman diberi instruksi ketat untuk hanya melahap tiga lap demi menjaga mesin, tetapi ia nekat menambah satu lap lagi. “Mereka bilang, kalau melihat mobil kamera di pintu keluar Maggotts dan Becketts, ikuti saja kembali ke pit. Tapi saya berpikir, ‘Ah, saya belum puas.’ Saya langsung melewati mobil kamera itu dengan gas penuh. Semua orang di pitwall kaget karena mengira saya sudah masuk pit, tapi saya malah melaju satu lap lagi. Itu benar-benar lap yang menyenangkan,” cerita Bearman.

Pengalaman ini menjadi pengingat betapa besarnya warisan Senna bagi dunia balap. Bagi Bearman, ini bukan sekadar test drive, melainkan penghormatan pribadi kepada sang legenda. Dengan performa impresifnya di musim 2025, Bearman menunjukkan bahwa ia layak mengikuti jejak para pendahulunya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU