Lando Norris dari McLaren meraih pole position untuk Grand Prix Belgia 2025, mengatasi kekhawatiran setelah performa di bawah Oscar Piastri pada sesi sprint, menurut Analisis Sportrik Media. Norris menegaskan kepercayaan dirinya tetap tinggi meski tim sempat cemas. Oleh karena itu, artikel ini merangkum pencapaian Norris dan faktor keberhasilannya. Dengan demikian, fokusnya adalah kembalinya performa McLaren di kualifikasi.
Lando Norris mencatatkan waktu tercepat di kualifikasi, mengungguli Oscar Piastri dengan selisih 0,1 detik. Sementara itu, pada sesi sprint, Piastri unggul 0,5 detik di kualifikasi sprint, membuat tim khawatir. Namun, Norris menegaskan bahwa defisit tersebut bukan masalah besar. “Saya hanya kehilangan tiga persepuluh karena kurang slipstream,” ujarnya. Selain itu, ia merasa mobil McLaren tampil kompetitif sepanjang akhir pekan. Dengan demikian, Norris membuktikan kepercayaan dirinya dengan pole penting ini.

Norris menjelaskan bahwa kehilangan waktu pada Jumat disebabkan oleh posisi keluar pit dan kurangnya slipstream, bukan kelemahan mobil. “Orang suka membesar-besarkan,” katanya. Sementara itu, ia dan Piastri saling mendorong untuk tampil lebih baik. Oleh karena itu, kerja sama tim menjadi kunci. Selain itu, performa mobil MCL39 yang konsisten memungkinkan Norris menemukan ritme. Dengan demikian, pole ini memperkuat posisi McLaren jelang balapan utama, meskipun prakiraan hujan pada Minggu menambah tantangan.
Pole position Lando Norris memberikan keuntungan strategis, terutama dengan hujan yang diperkirakan pada balapan utama. Sementara itu, Oscar Piastri tetap menjadi ancaman kompetitif. Selain itu, McLaren harus menyesuaikan setup untuk kondisi basah tanpa mengorbankan kecepatan. Oleh karena itu, strategi ban dan manajemen balapan akan krusial. Dengan demikian, pole ini menjadi modal kuat untuk memperlebar keunggulan di klasemen konstruktor.
Lando Norris raih pole Grand Prix Belgia 2025, redam kekhawatiran usai kalah di sprint dari Oscar Piastri. McLaren siap hadapi hujan. Untuk pembaruan Formula 1, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
171 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
131 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
125 |
|
4
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
80 |
|
5
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
79 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
79 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
73 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
42 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
41 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
30 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
302 |
|
2
|
|
Ferrari
|
204 |
|
3
|
|
McLaren
|
159 |
|
4
|
|
Red Bull
|
115 |
|
5
|
|
Alpine F1 Team
|
57 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
44 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Williams
|
11 |
|
9
|
|
Audi
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Lewis Hamilton menolak klaim Max Verstappen soal insiden GP Austria 2026 layak mendapat penalti setelah duel sengit di Red Bull Ring.
George Russell mengaku belum sepenuhnya memahami karakter Mercedes meski meraih kemenangan dominan pada GP Austria 2026.
Strategi Red Bull di GP Austria 2026 dipertanyakan setelah Max Verstappen kehilangan waktu penting dalam duel melawan George Russell.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!