Pembalap asal Spanyol, Jorge Martin, kembali harus menelan pil pahit setelah mengalami kecelakaan serius pada hari Sabtu ini yang memaksanya absen dari balapan akhir pekan. Insiden terbaru ini menambah panjang daftar kemalangan yang menimpanya sejak memutuskan untuk meninggalkan Ducati dan bergabung dengan pabrikan Noale, sebuah periode yang diwarnai oleh rentetan cedera parah.
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di kelas utama MotoGP bersama Pramac Racing pada tahun 2021 silam, sang pembalap sebenarnya sempat menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa usai pulih dari kecelakaan horor di Portimao. Bahkan, ia mampu menyelesaikan seluruh 72 Grand Prix secara berturut-turut di atas motor Desmosedici selama musim 2021 hingga puncaknya merengkuh gelar juara dunia MotoGP 2024 dengan performa yang sangat konsisten.
Namun, dinamika kariernya berubah drastis setelah ia meneken kontrak dua musim dengan Aprilia untuk tahun 2025 dan 2026 akibat kekecewaannya tidak dipilih promosi ke tim pabrikan Borgo Panigale. Sejak saat itu, tren positif kebugarannya langsung terjun bebas dan ia hanya mampu berpartisipasi dalam sekitar 60 persen dari total balapan yang dijadwalkan, rinciannya meliputi tujuh seri pada musim lalu dan 17 seri tahun ini.

Rentetan nasib sial ini dimulai sejak hari pertama uji coba pramusim di Sepang pada 5 Februari 2025, di mana ia langsung mengalami kecelakaan hebat yang berakibat patah tulang metakarpal kelima pada tangan kanan serta triple fraktur di kaki kirinya. Belum sempat pulih total, ia kembali mengalami kecelakaan saat berlatih supermoto di Lleida yang mengakibatkan fraktur pada radius distal kiri, skafoid, dan triquetrum, sehingga memaksanya melewatkan seri pembuka di Thailand dan Argentina.
Situasi semakin memburuk ketika ia harus kembali menderita cedera patah tulang radius pada lengan kanannya di Australia, yang membuatnya dipastikan absen dari balapan utama hari Minggu di Phillip Island. Tim medis langsung melakukan pemindaian CT scan pada Sabtu malam di Melbourne untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah sang juara dunia harus segera diterbangkan kembali ke Spanyol untuk menjalani tindakan operasi atau mengambil opsi pemulihan demi bisa turun di Sepang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!