Maximo Quiles meninggalkan Spielberg dengan senyum lebar. Pembalap Spanyol itu memenangi Moto3 Austria 2026, kemenangan ketiganya secara beruntun, dan kini berada di ambang gelar juara dunia. Kesempatan untuk memastikan titel akan datang di Jepang, 18 Oktober mendatang, jika ia mampu menjaga momentum.

Balapan di Red Bull Ring berlangsung dramatis. David Almansa, rival terdekat Quiles, tampil dominan di paruh awal. Ia sempat memimpin usai insiden di grid yang memaksa Bertelle start dari pit lane, dan memanfaatkan kekacauan yang melibatkan Uriarte. Namun, petaka datang pada lap kedelapan: Almansa terjatuh di tikungan 2B saat tengah mengendalikan balapan. Itu adalah momen penentu yang mengubah arah kejuaraan.
Quiles, yang membalap untuk tim CFMoto, langsung mengambil alih posisi terdepan. Ia sempat mendapat peringatan karena melanggar track limits, tetapi mampu menjaga ritme dan finis nyaman di depan Uriarte dan Carpe. Kemenangan ini membuatnya semakin kokoh di puncak klasemen dan berpeluang besar mengunci gelar di Motegi nanti.

Sementara itu, perebutan posisi keempat berlangsung seru. O'Shea harus puas finis di kaki podium setelah duel ketat dengan Pini, yang tampil impresif dengan melakukan comeback dari posisi belakang. Hasil ini memperlihatkan bahwa kompetisi di Moto3 musim ini tidak hanya tentang Quiles dan Almansa, tetapi juga para pembalap muda lain yang siap mencuri perhatian.
Dengan kemenangan ini, Quiles mengoleksi sembilan kemenangan musim ini dan tinggal selangkah lagi menyegel gelar juara dunia Moto3 2026. Almansa, yang harus menelan pil pahit, masih memiliki peluang matematis, tetapi kesalahan di Austria bisa menjadi pukulan psikologis menjelang putaran Jepang. Moto3 memang selalu menghadirkan kejutan, dan Spielberg menjadi bukti betapa cepat nasib bisa berubah.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!